Pemprov Jatim Kirim Bantuan Sembako Ke Sumenep dengan Kapal Perang

Jum'at, 01 Mei 2020 - 15:17 WIB
loading...
Pemprov Jatim Kirim Bantuan Sembako Ke Sumenep dengan Kapal Perang
Pemprov Jatim menggunakan Kapal Perang KRI Teluk Ende-517 mengirimkan 4.000 bantuan paket sembako dan sejumlah peralatan medis ke Pulau Raas, Pulau Kangean, dan Pulau Sapekan di Sumenep, Madura. Foto/Ist
A A A
SURABAYA - Pemprov Jatim Kirim Bantuan Sembako Ke Sumenep dengan Kapal PerangPemprov Jatim Kirim Bantuan Sembako Ke Sumenep dengan Kapal Perang

Bantuan tersebut dikirimkan dengan menggunakan Kapal Perang KRI Teluk Ende-517 yang diberangkatkan dari Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Kamis (30/4/2020) malam. Perjalanan diperkirakan memakan waktu kurang lebih 17 jam.

Ada pun paket sembako berisikan beras, gula, telur, mi instan, keripik, roti, dan kecap. Sementara peralatan medis yang dikirim terdiri dari alat pelindung diri (APD), rapid test, thermal gun, face shield, masker medis, dan sarung tangan. Pemprov Jatim juga menyertakan bantuan untuk kecamatan berupa hand sanitizer, alkohol, sprayer, desinfektan, dan masker.

"Bantuan ini untuk memastikan masyarakat kepulauan juga terlayani ditengah situasi darurat COVID-19 ini," kata Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa di Surabaya, Jumat (1/5/2020).

Khofifah menjelaskan, Kabupaten Sumenep adalah daerah yang memiliki banyak pulau kecil yang terpisah dari Madura. Sedikitnya 48 pulau berpenghuni dan 78 pulau tidak berpenghuni di kabupaten ujung timur Madura itu. Transportasi antar pulau kebanyakan menggunakan kapal layar motor.

Situasi inilah yang menjadi kendala utama dalam penyaluran bantuan. Sehingga Pemprov Jatim menggandeng Koarmada II untuk membantu pengantaran bantuan menggunakan kapal perang. "Tidak mungkin bantuan sebanyak itu menggunakan kapal penyeberangan penumpang. Akhirnya kami putuskan untuk menggunakan kapal perang. Terimakasih Bapak Panglima Komando Armada II berkenan menyiapkan KRI Ende 517," kata dia.

Orang nomor satu di Jatim itu mengatakan, Pemprov Jatim berharap bantuan tersebut bisa maksimal digunakan, khususnya oleh masyarakat kepulauan terdampak COVID-19.

Penyertaan rapid test dilakukan untuk mendiagnosis potensi penyebaran virus Corona di pulau-pulau tersebut. Mengingat, Sumenep sendiri hingga data terakhir, Kamis (30/4/2020) terdapat 5 kasus positif. "Semoga dapat dimanfaatkan sebaik mungkin bagi masyarakat kepulauan," pungkas dia.
(nth)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1979 seconds (11.252#12.26)