Kisah Asal-usul Baturraden, Cinta yang Tidak Mendapatkan Restu

Rabu, 05 Juni 2024 - 14:50 WIB
loading...
Kisah Asal-usul Baturraden,...
Baturraden merupakan sebuah wilayah yang berada di Banyumas, Jawa Tengah, tepatnya di sebelah utara Kota Purwokerto. Lokasi ini asal-usulnya cukup melegenda. Foto/IG @baturadenkeren
A A A
BATURRADEN merupakan sebuah wilayah yang berada di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, tepatnya di sebelah utara Kota Purwokerto. Lokasi ini rupanya memiliki asal-usul yang cukup melegenda.

Baturraden bisa dibilang sebagai salah satu kawasan wisata yang ada di Banyumas. Banyak wisatawan lokal yang mengunjungi tempat ini untuk menikmati keindahan pemandangan yang disuguhkan.

Baca juga: Ratusan Anggota Mapala Fapet Unsoed Tanam Pohon di Baturraden

Terlepas dari berbagai wisata yang ditawarkan, rupanya Baturraden memiliki asal-usul yang cukup menarik untuk disimak. Asal usul ini mengisahkan tentang kisah cinta yang tidak mendapat restu.

Asal Usul Baturraden


Dikisahkan jika pada zaman dahulu hidup seorang Adipati Kutaliman dengan istri, seorang puteri cantik, abdi dalem, seorang 'Batur Gamel' (pembantu rumah tangga yang mengurus kuda milik Adipati Kutaliman).

Batur Gamel adalah pemuda tampan yang selalu menyelesaikan tugasnya dengan baik. Suatu hari, ketika dirinya sedang mencari rumput untuk memberi makan kuda tuannya, dia mendengar suara jeritan perempuan.

Baca juga: Sejarah dan Asal-usul Kesultanan Yogyakarta

Mendengar suara itu, Batu Gamel lantas langsung berlari ke arah sumber suara. Dia lalu melihat ada sesosok wanita yang sednag berhadapan dengan seekor ular.

Batu Gamel lantas membunuh ular tersebut dengan sekejap mata dan menyelamatkan sang gadis. Batu Gamel baru menyadari jika gadis yang diselamatkannya adalah putri Adipati Kutaliman, putri majikannya.

Sejak saat itu mereka berdua mulai sering bertemu hingga membuat hubungan mereka semakin dekat. Semakin lama, putri Adipati menaruh hati pada Batur Gamel, begitu pula Batur Gamel yang jatuh hati atas kebaikan dan kecantikan putri.

Namun status mereka berbeda, hubungan cinta yang dilakukan secara sembunyi-sembunyi semakin merekah dan melampaui batas. Hingga, putri Adipati hamil.

Hingga suatu hari sang putri dipanggil untuk menghadap orang tuanya. Adipati Kutaliman dan istrinya lantas meminta sang putri untuk segera menikah, mengingat telah banyak putra dari Adipati lain yang ingin meminang sang putri.

Mendengar itu sang putri langsung menangis dan tampak kebingungan. Ini lantas membuat Adipati Kutaliman dan istrinya bungung.

Semakin lama, keadaan semakin memburuk, usia kehamilan putri yang semakin membesar tidak mungkin lagi di sembunyikan.

Dari situlah Batur Gamel mulai memberanikan diri untuk menikahi sang putri sebagai rasa tanggung jawab. Mendengar itu, Adipati Kutaliman murka dan merasa kehormatan, nama baik, dan kewibawaannya telah dinodai putrinya sendiri.

Seketika, Adipati Kutaliman mengusir putri dan Batur Gamel keluar dari kadipaten. Mereka berdua akhirnya pergi dari Kadipaten menuju arah utara.

Hingga pada akhirnya sang putri melahirkan seorang putra yang tampan. Anak tersebut lantas diberi nama Kali Putra, dan mereka pun akhirnya memilih untuk tinggal di rumah sederhana di lereng gunung Slamet.

Wilayah itulah yang diberi nama Baturraden, yang dalam bahasa Jawa berarti "Batur" (pembantu yaitu Batur Gamel) dan Raden (gelar kebangsaan Jawa untuk menyebut anak bangsawan, yaitu putri Adipati).
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
The Banjoemas, Diplomasi...
The Banjoemas, Diplomasi Identitas Banyumas di Pusat Budaya Ibu Kota
196 Tahun Keris Kanjeng...
196 Tahun Keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman, Pusaka Pangeran Diponegoro Simbol Kepemimpinan Tanah Jawa
Kisah Jenderal Kopassus...
Kisah Jenderal Kopassus Soegito Pertaruhkan Nyawa saat Hadapi Pemberontak Fretilin
Kisah Pasukan Legiun...
Kisah Pasukan Legiun Mangkunegaran Mampu Menandingi Kekuatan Militer Eropa
Kisah Jenderal Sjafrie...
Kisah Jenderal Sjafrie Kawal Soeharto yang Tolak Pakai Rompi Anti Peluru saat Kunjungan ke Bosnia
Sepak Terjang Matah...
Sepak Terjang Matah Ati, Istri Pangeran Sambernyawa yang Jadi Panglima Pasukan Khusus Wanita Mangkunegaran
Asal-Usul dan Kisah...
Asal-Usul dan Kisah Puasa Tarwiyah-Arafah
Prabowo Ziarah ke Makam...
Prabowo Ziarah ke Makam Kakeknya Margono Djojohadikusumo di Banyumas
Prabowo Tinjau Pengolahan...
Prabowo Tinjau Pengolahan Sampah Terpadu di Banyumas yang Hasilkan Paving hingga Genteng
Rekomendasi
Pemutakhiran NIK Jadi...
Pemutakhiran NIK Jadi Kunci Pembebasan PBB-P2 di Jakarta
Rahasia Bebas Bergerak:...
Rahasia Bebas Bergerak: Mengapa Kesehatan Sendi Kunci Utama Gaya Hidup Aktif
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Berita Terkini
Perjuangan Mahasiswa...
Perjuangan Mahasiswa Tembus Bundaran HI: Diblokade di Semanggi, Saling Dorong dengan Aparat di Tosari
BOLT Berkurban: Satu...
BOLT Berkurban: Satu Momen, Seribu Kebaikan
Mahasiswa Aliansi UNJ...
Mahasiswa Aliansi UNJ Melawan Turun ke Jalan, Ini Tuntutannya
Kemendagri Bersama Malaysia...
Kemendagri Bersama Malaysia Sepakat Wujudkan Pembangunan Inklusif di Perbatasan
Perindo Sultra Bagi-bagi...
Perindo Sultra Bagi-bagi 500 Kupon BBM Pertamax Gratis untuk Ojol dan Warga Kendari
Amnesty International...
Amnesty International Desak TNI Tak Dilibatkan Jaga Demo Mahasiswa Hari Ini
Infografis
Profil Letjen TNI Robi...
Profil Letjen TNI Robi Herbawan, Ajudan Prabowo yang Jadi Kabais TNI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved