Akses ke Sekolah Masih Tertimbun Longsor, Guru di Sidrap Tulis Surat ke Pemda
Minggu, 26 Mei 2024 - 17:34 WIB
loading...
A
A
A
Saenal Rosi mengatakan, pemerintah daerah Sidrap sangat lambat dalam menangani warga yang terdampak longsor ini. “Pihak Pemda Sidrap hanya menurunkan satu unit ekskavator kecil, itu pun bekerja cukup lama,” ucapnya, Minggu (26/5/2024).
Terpisah, Kepala Desa Leppangeng, Alias yang dikonfirmasi juga membenarkan apa yang disampaikan guru-guru dan anggota DPRD Sidrap, Saenal Rosi. Menurut dia, ada kurang lebih 6 dusun dan 360 Keluarga yang terisolir.
Dibutuhkan alat berat berupa ekskavator yang lebih besar untuk menangani longsor. Saat ini jalan menuju ke 6 dusun tersebut hanya mampu dilewati kendaraan roda dua.
Baca juga; Memalukan! Anggota DPRD Sidrap Tertangkap Nyabu
“Kami minta Pemerintah Sidrap untuk menambah alat berat agar material longsor tersebut secepatnya ditangani. Tujuannya agar guru dan warga bisa kembali beraktivitas seperti biasa,” pungkasnya.
Terpisah, Kepala Desa Leppangeng, Alias yang dikonfirmasi juga membenarkan apa yang disampaikan guru-guru dan anggota DPRD Sidrap, Saenal Rosi. Menurut dia, ada kurang lebih 6 dusun dan 360 Keluarga yang terisolir.
Dibutuhkan alat berat berupa ekskavator yang lebih besar untuk menangani longsor. Saat ini jalan menuju ke 6 dusun tersebut hanya mampu dilewati kendaraan roda dua.
Baca juga; Memalukan! Anggota DPRD Sidrap Tertangkap Nyabu
“Kami minta Pemerintah Sidrap untuk menambah alat berat agar material longsor tersebut secepatnya ditangani. Tujuannya agar guru dan warga bisa kembali beraktivitas seperti biasa,” pungkasnya.
(wib)
Lihat Juga :