200 Rumah di Barru Dapat Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya
Rabu, 19 Agustus 2020 - 20:16 WIB
loading...
Bupati Barru saat menyerahkan bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Foto: Istimewa
A
A
A
BARRU - Sebanyak 200 Unit Rumah yang nantinya akan diberi Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).
Rumah ini tersebar dibeberapa Desa dan Kelurahan diantaranya Kelurahan Tuwung, Desa Siawung, dan Kelurahan Bojo Baru, termasuk di Desa Nepo ini sebanyak 50 unit.
Baca Juga: 2 Wilayah di Kabupaten Barru Dapat Program Kota Tanpa Kumuh
Bidang Perumahan Satker Kementerian PUPR , Ahmad Fauzi mengatakan, program BSPS ini dilakukan dengan skema Padat Karya Tunai guna mempertahankan daya beli masyarakat, dan mengurangi angka pengangguran di tengah ketidakpastian kondisi ekonomi akibat Pandemi COVID-19.
Hal ini sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk segera merealisasikan Program Padat Karya Tunai dalam rangka memitigasi dampak Pandemi COVID-19.
"Program BSPS merupakan ujung tombak pengentasan rumah layak huni. Harapan kami dengan bantuan untuk masyarakat ini agar terwujud rumah yang layak huni," ucapnya, di Desa Nepo, Kecamatan Mallusetasi, Kabupaten Barru (19/8/2020).
Rumah yang distimulasi dengan bantuan yang diberikan berupa pembelian bahan material sejumlah Rp15 juta disertai upah kerja sebanyak Rp2,5 juta sehingga total bantuan mencapai Rp17,5 juta per rumah tangga penerima.
Rumah ini tersebar dibeberapa Desa dan Kelurahan diantaranya Kelurahan Tuwung, Desa Siawung, dan Kelurahan Bojo Baru, termasuk di Desa Nepo ini sebanyak 50 unit.
Baca Juga: 2 Wilayah di Kabupaten Barru Dapat Program Kota Tanpa Kumuh
Bidang Perumahan Satker Kementerian PUPR , Ahmad Fauzi mengatakan, program BSPS ini dilakukan dengan skema Padat Karya Tunai guna mempertahankan daya beli masyarakat, dan mengurangi angka pengangguran di tengah ketidakpastian kondisi ekonomi akibat Pandemi COVID-19.
Hal ini sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk segera merealisasikan Program Padat Karya Tunai dalam rangka memitigasi dampak Pandemi COVID-19.
"Program BSPS merupakan ujung tombak pengentasan rumah layak huni. Harapan kami dengan bantuan untuk masyarakat ini agar terwujud rumah yang layak huni," ucapnya, di Desa Nepo, Kecamatan Mallusetasi, Kabupaten Barru (19/8/2020).
Rumah yang distimulasi dengan bantuan yang diberikan berupa pembelian bahan material sejumlah Rp15 juta disertai upah kerja sebanyak Rp2,5 juta sehingga total bantuan mencapai Rp17,5 juta per rumah tangga penerima.
Lihat Juga :