alexametrics

Evakuasi 7 Truk Tertimbun Longsor Dihentikan karena Ada Retakan

loading...
Evakuasi 7 Truk Tertimbun Longsor Dihentikan karena Ada Retakan
Evakuasi truk yang tertimbun longsor di area tambang galian C di Rowosari Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak, Jateng, terpaksa dihentikan karena ada retakan. Foto/Taufik Budi
A+ A-
DEMAK - Evakuasi tujuh unit truk yang tertimbun longsor di area tambang galian C di Rowosari Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak, Jawa Tengah (Jateng), terpaksa dihentikan sementara waktu. Terdapat retakan tanah yang dikhawatirkan menimbulkan longsor susulan.

“Untuk sementara evakuasi kendaraan yang tertimbun dihentikan dahulu, karena ada retakan takutnya timbul longsor susulan,” kata Anggota Basarnas Jateng, Setio Topan Dirgantara, Rabu (20/2/2019).

“Sementara ini truk yang sudah berhasil dievakuasi empat unit,” tambahnya. (Baca Juga: 7 Truk RemukTertimbun Longsor Galian C di Demak)



Sejumlah alat berat yang sebelumnya digunakan untuk menambang, juga dimanfaatkan membantu proses evakuasi. Sejumlah anggota polisi dan warga memadati lokasi kejadian. Untuk mengantisipasi warga mendekat, dipasang garis polisi.

“Iya kita pasang garis polisi di lokasi kejadian agar warga tidak mendekat. Karena tak menutup kemungkinan akan terjadi longsor susulan,” ujar Kapolsek Mranggen AKP Son Haji.

Sebelumnya diberitakan, sejumlah penambang lari tunggang langgang saat area tambang galian C mendadak longsor di Rowosari Kecamatan Mranggen. Satu orang dilaporkan terluka akibat terlambat lari bersama rekan-rekannya. Sebanyak tujuh unit truk rusak parah setelah tertimpa material longsor.

Peristiwa nahas itu bermula saat sejumlah penambang asyik menggali secara manual dengan peralatan sederhana. Mendadak, batu besar di atas lokasi tambang bergetar dan menggelinding. Seketika warga yang melihat, berteriak meminta para penambang lari menyelamatkan diri.
(rhs)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak