alexametrics

2 WNI Korban Tabrakan Kapal di Selat Singapura Masih Dicari

loading...
2 WNI Korban Tabrakan Kapal di Selat Singapura Masih Dicari
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Tanjung Pinang Budi Cahyadi. Foto/Muhammad Bunga Ashab
A+ A-
TANJUNG PINANG - Dua anak buah kapal (ABK) Tugboat Koi 3 korban tabrakan kapal di Selat Singapura merupakan Warga Negara Indonesia (WNI). Keduanya hingga kini masih dicari Tim SAR dari Indonesia dan Singapura pacatabrakan kapal Tugboat Koi 3 dengan kapal tanker Shun Sheng.

"Setelah kita peroleh informasi dari Maritime and Port Authority (MPA) Singapuara korban adalah WNI," kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Tanjungpinang Budi Cahyadi. (Baca Juga: 2 Kapal Bertabrakan di Selat Singapura, SAR Batam Kerahkan KN Purworejo)

Budi mengatakan, enam ABK Tugboat Koi 3 berkewarganegaraan Indonesia. Untuk data korban yakni Iswahyudi, Syamsu Alam, Karjan, Setia Budi Damai dalam kondisi selamat. Sedangkan Budi Setiyoko dan Dodi Maulana dalam pencarian.



"Kita terima info dari MPA Singapura uuntuk empat orang korban selamat telah berada di kapal Swordfish dan dievakuasi ke RS Singapura untuk pemeriksaan kesehatan," ujar Budi.

Adapun unsur SAR yang melakukan pencarian KN SAR Purworejo, KP 2003 Polairud Polda Kepri, Speedboat Lanal Batam, Speedboat MPA Singapore 3, Speedboat MPA Singapore 4 dan Speedboat MPA Singapore 6. "Pencarian dilakukan Tim SAR gabungan dari Indonesia dan Singapura," ujar dia.

Seperti diberitakan, Kapal Tugboat Koi 3 berbendera Sierra Leone dengan kapal tanker Shun Sheng bertabrakan pada posisi 01. 09.9 N - 103 41.41 E di Selat Singapura, Kamis (7/2/2019) dini hari. Akibatnya, dua ABK Tugboat Koi 3 dinyatakan hilang. (Baca Juga: Pascatabrakan, Kapal MV Star Centurion Tenggelam)
(sms,rhs)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak