Diduga Separatis, 12 Orang Kelompok Republik Melanisea Ditangkap di Jayapura

Selasa, 18 Agustus 2020 - 21:34 WIB
loading...
Diduga Separatis, 12...
Kapolresta Jayapura Kota AKBP Gustav R Urbinas menjelaskan penangkapan 12 orang anggota kelompok Republik Melanisea di Jayapura, Selasa (18/8/2020). Foto/iNews TV/Edy Siswanto
A A A
JAYAPURA - Polresta Jayapura Kota mengamankan 12 orang anggota kelompok Republik Melanisea di Jayapura, Papua , Selasa (18/8/2020). Mereka ditangkap lantaran kegiatan kelompok ini menyimpang dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Kapolresta Jayapura Kota AKBP Gustav R Urbinas mengatakan, 12 orang tersebut diamankan ketika hendak melakukan pelantikan pengurus struktur organisasi Republik Milanesia di kawasan Jalan Asrama Haji, Kotaraja, Distrik Abepura. (Baca juga: Dipakai Jokowi, Sepeda Lipat Kreuz Banjir Orderan hingga 2023)

"Kami amankan ketika mereka hendak melakukan pengukuhan pengurus organisasi yang dianggap menentang Kedaulatan Republik Indonesia," jelasnya. Kapolres menambahkan, pihaknya saat ini masih melakukan pemeriksaan terhadap ke 12 orang tersebut. Termasuk klarifikasi kegiatan pengukuhan itu. (Baca juga: Polda Bali Tolak Penangguhan Penahanan Jerinx Superman Is Dead)

"Selain kami amankan 12 orang kami juga mengamankan sepanduk dan alat pendukung kegiatan lainnya yang berbau separatis. Bahkan saat ini 12 orang itu masih menjalani pemeriksaan oleh penyidik Satreskrim Polresta Jayapura Kota," tegasnya.

Gustav belum mengatahui pasti tujuan dari organisasi itu karena masih terus didalami. Namun nama dari organisasi tersebut diduga mereka ingin membuat negara di dalam negara. "Dari hasil pemeriksaan kami akan kaji ulang, apakah ada unsur pidana atau tidak. Namun yang jelas kami masih melakukan pemeriksaan," ujarnya.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Koops TNI Habema Ungkap...
Koops TNI Habema Ungkap Satu Warga Tewas Ditembak Kelompok Bersenjata OPM
Pilot Pesawat AMA PK-RCY...
Pilot Pesawat AMA PK-RCY yang Dibakar di Bandara Ipdeheik Papua Tewas
Breaking News! Pesawat...
Breaking News! Pesawat Dibakar OTK di Bandara Ipdeheik Yahukimo Papua
Pemerintah Perkuat Kopdes...
Pemerintah Perkuat Kopdes Merah Putih untuk Bangun Papua
Ketua Komisi I DPRK...
Ketua Komisi I DPRK Mimika: Perlindungan Warga Sipil Papua Butuh Kolaborasi
7 Tahun Warga Mengungsi,...
7 Tahun Warga Mengungsi, Leri Gwijangge Desak Pemerintah Akhiri Krisis Kemanusiaan di Nduga
Bangun Pertanian di...
Bangun Pertanian di Papua, Pemerintah Gelontorkan Rp5 Triliun
Semangat Otsus Harus...
Semangat Otsus Harus Tercermin dalam Desain Politik Papua
Investasi Jangka Panjang:...
Investasi Jangka Panjang: Kolaborasi Pendidikan demi Masa Depan Berkelanjutan di Papua
Rekomendasi
Kemlu: Dubes RI untuk...
Kemlu: Dubes RI untuk Iran Hadiri Pemakaman Ali Khamenei
10 Juta Rakyat Iran...
10 Juta Rakyat Iran Hadiri Pemakaman Khamenei, Bendera Merah Dikibarkan
Deretan Delegasi Asing...
Deretan Delegasi Asing yang Hadiri Pemakaman Khamenei, Salah Satunya Musuh Bebuyutan Iran
Berita Terkini
Kementan Dukung Pengembangan...
Kementan Dukung Pengembangan 5.000 Indukan Ayam ALOPE UNHAS-1
Kebakaran TPA Jatiwaringin...
Kebakaran TPA Jatiwaringin Dinilai Alarm Keras Tata Kelola Sampah, DPR: Open Dumping Tak Bisa Ditoleransi
Kakanwil Imigrasi Bali...
Kakanwil Imigrasi Bali Felucia Sengky Ratna Raih Anugerah Figur Akselerator Kemajuan
Serahkan Jenazah Pilot...
Serahkan Jenazah Pilot PT AMA, Pangkogabwilhan III Kutuk Keras Penembakan Pelayan Kemanusiaan
Penelitian Unair: Galon...
Penelitian Unair: Galon Polikarbonat Tak Terkait Gangguan Hormon hingga Kanker
Pramono Minta Penambahan...
Pramono Minta Penambahan 1.000 Siswa Sekolah Rakyat untuk Anak Broken Home hingga Pengamen
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved