alexametrics

Wujudkan Asahan Zero Narkoba 2045, Hinca Pandjaitan Gandeng Milenial

loading...
Wujudkan Asahan Zero Narkoba 2045, Hinca Pandjaitan Gandeng Milenial
Sekjen Partai Demokrat, Hinca Panjaitan, berkomitmen untuk melakukan segala upaya untuk menyelamatkan generasi muda dari bahaya narkoba. Foto: Ist
A+ A-
ASAHAN - Penyalahgunaan narkoba menjadi salah satu ancaman bagi masa depan bangsa. Berdasarkan penelitian terakhir Badan Narkotika Nasional (BNN) 27 persen pengguna narkoba merupakan kalangan pelajar dan mahasiswa. Angkat tersebut diprediksi akan terus meningkat dengan banyaknya varian baru narkoba dan permintaan yang terus melonjak.

Salah satu jalur masuk narkoba dari luar Indonesia adalah Pantai Timur Sumatera yang melewati Aceh, Sumut, dan Riau. Asahan menjadi salah satu kabupaten yang rawan distribusi dan penggunaan narkoba di Sumut. Selama 2018 Polres Asahan sudah mengamankan 484 tersangka, diantaranya tiga orang anak muda dengan 5.868,32 gram narkoba jenis sabu, ekstasi 30.069 butir. dan 793 ,65 gram ganja sebagai barang bukti.

Merespons bahaya narkoba bagi kalangan muda, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Demokrat, Hinca Panjaitan, berkomitmen untuk melakukan segala upaya untuk menyelamatkan generasi muda dari bahaya narkoba. Dia melihat Indonesia sudah menjadi target pasar narkoba internasional dengan sasaran anak muda. Sebab penduduk Indonesia terbesar keempat di dunia.



Setiap tahun jumlah sitaan bertambah, kasus bertambah, dan semakin banyak generasi muda yang harus kehilangan masa mudanya karena penyalahgunaan narkoba. "Pantai Timur Sumatera menjadi daerah rawan jalur perdagangan narkoba, dan salah satunya kampung halaman saya, Asahan. Sebagai putra daerah, saya berkomitmen untuk memberantas peredaran narkoba melalui jalur ini. Berbagai langkah sudah kita siapakan, diantaranya mendorong pemerintah untuk memperketat pengamanan, dan untuk langkah preventif kita menjaring kaum milenial sebagai garda terdepan pencegahan," ujar Hinca Pandjaintan di Asahan, Jumat (18/1/2019).

Calon Anggota Legislatif DPR RI Dapil Sumut III tersebut melanjutkan, pendekatan dalam mencegah narkoba yang selama top down, harus diubah dengan melibatkan langsung kaum milenial. Karena mereka akan lebih mudah melakukan sosialisasi dan pencegahan melalui jaringan-jaringan pertemanan serta pendekatannya akan lebih soft.

"Saya sengaja menyempatkan diri berdiskusi dengan anak muda Asahan untuk mempersiapkan implementasi visi Asahan Zero Narkoba 2045. Ke depan kita berharap narkoba di Sumut, terkhusus Asahan, berkurang secara bertahap," kata putra asli Asahan tersebut.

Salah seorang anak muda Asahan yang ikut serta dalam pertemuan tersebut, Yogi, menuturkan, komitmen Hinca Pandjaitan kepada generasi milenial sangat besar. Gagasan-gagasan beliau berfokus pada persiapan menghadapi bonus demografi, salah satu fokusnya penangulangan narkoba di Asahan.

"Jarang menemukan tokoh nasional sekelas Bang Hinca yang datang ke Asahan menemui generasi milenial bicara masalah masa depan bangsa dan bonus demografi, visi kita sama untuk mempersiapkan diri menghadapi bonus demografi salah satu caranya memastikan Asahan bebas narkoba 2045. Kita apresiasi dan terus dukung itikad baik bang Hinca ke depan," tegasnya.
(thm)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak