Polisi Dalami Tewasnya Mahasiswa STIP yang Diduga Dianiaya Senior
Jum'at, 03 Mei 2024 - 20:50 WIB
loading...
A
A
A
"Saya rasa CCTV cukup clear untuk menceritakan peristiwa itu, karena salah satu kejadian dilihat di kamar mandi. Artinya, ini kegiatan yang tidak dilakukan secara resmi oleh lembaga, ini kegiatan perorangan oleh mereka jadi tidak dilakukan terstruktur berdasarkan kurikulum. Tapi, inisiasi dari pada siswa," jelasnya.
Korban disebut Gidion meninggal saat diperiksa oleh klinik di sekolah setempat sudah dalam kondisi tidak bernadi atau nadi sudah berhenti atau tanda hilangnya nyawa.
"Senior yang diduga melakukan tindakan penganiayaan sudah diamankan, sementara masih dalam pemeriksaan nanti akan ada mengerucut mengarah siapa yang sebenarnya melakukan kekerasan kepada korban," paparnya.
Pihak kepolisian juga menemukan luka lebam pada tubuh korban. "Ada luka bekas kekerasan ada di bagian sekitar ulu hati. Bukan benda tumpul tapi luka tumpul," kata Gidion. Baca juga: Mau daftar Sekolah Kedinasan STIP Jakarta? Berikut Jurusan dan Persyaratannya
Gidion mengungkapkan pemeriksaan terhadap saksi terus dilakukan oleh pihak penyidik. "Hari ini kita bisa meriksa 10 orang lebih untuk menceritakan peristiwa yang terjadi," pungkas Gidion.
Korban disebut Gidion meninggal saat diperiksa oleh klinik di sekolah setempat sudah dalam kondisi tidak bernadi atau nadi sudah berhenti atau tanda hilangnya nyawa.
"Senior yang diduga melakukan tindakan penganiayaan sudah diamankan, sementara masih dalam pemeriksaan nanti akan ada mengerucut mengarah siapa yang sebenarnya melakukan kekerasan kepada korban," paparnya.
Pihak kepolisian juga menemukan luka lebam pada tubuh korban. "Ada luka bekas kekerasan ada di bagian sekitar ulu hati. Bukan benda tumpul tapi luka tumpul," kata Gidion. Baca juga: Mau daftar Sekolah Kedinasan STIP Jakarta? Berikut Jurusan dan Persyaratannya
Gidion mengungkapkan pemeriksaan terhadap saksi terus dilakukan oleh pihak penyidik. "Hari ini kita bisa meriksa 10 orang lebih untuk menceritakan peristiwa yang terjadi," pungkas Gidion.
(kri)
Lihat Juga :