Pussenkav Kodiklat TNI AD dan YDSP Bantu Ponpes Terdampak COVID-19
Selasa, 18 Agustus 2020 - 16:22 WIB
loading...
A
A
A
Sehingga mereka layak dibantu karena pasti sangat kesulitan dalam menyiapkan kebutuhan para santrinya, terlebih di tengah kondisi serba sulit pandemi COVID-19. "Selama pandemi pesantren ini menampung 300 anak yatim piatu yang tidak punya rumah dan tidak punya orang tua. Sekarang saat pembelajaran kembali dimulai ada sekitar 500 anak, jadi pasti mereka butuh bantuan kebutuhan pangan sehari-hari, makanya kami bantu," tuturnya.
Dirinya berharap agar bantuan yang diberikan seperti sembako, biskuit, dan vitamin, dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh para santri. Semoga dapat menunjang pembelajaran dan menghasilkan santri-santri berprestasi baik di bidang olahraga ataupun akademik. Dia pun mengajak agar semua pihak berdoa supaya pandemi COVID-19 segera hilang dan kehidupan kembali berjalan normal.
Sementara pemilik pesantren Asep Sodikin Ismail mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan. Diakuinya para santri yang mondok di tempatnya adalah para dhuafa dan juga yatim piatu yang berasal dari berbagai daerah. (Baca: Politikus PKB Anggia Erma Rini Bagikan 18 Ribu Paket Sembako dan APD)
Namun meski di tengah keterbatasan banyak santrinya yang menorehkan prestasi di olahraga dan juga piawai berbahasa mandarin. "Kami ucapkan terima kasih kepada para donatur dan semoga keberkahan diberikan kepada semua golongan. Kita juga berdoa agar COVID-19 segera berlalu," pungkasnya.
Direktur Umum Pussenkav Kodiklat TNI AD dan Koordinator Masyarakat Tionghoa Peduli saat memberikan bantuan ke Ponpes Yatim Piatu dan Dhuafa Darul Inayah di Desa Kertawangi, Cisarua, KBB, Selasa (18/8/2020). Foto/SINDOnews/Adi Haryanto
Dirinya berharap agar bantuan yang diberikan seperti sembako, biskuit, dan vitamin, dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh para santri. Semoga dapat menunjang pembelajaran dan menghasilkan santri-santri berprestasi baik di bidang olahraga ataupun akademik. Dia pun mengajak agar semua pihak berdoa supaya pandemi COVID-19 segera hilang dan kehidupan kembali berjalan normal.
Sementara pemilik pesantren Asep Sodikin Ismail mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan. Diakuinya para santri yang mondok di tempatnya adalah para dhuafa dan juga yatim piatu yang berasal dari berbagai daerah. (Baca: Politikus PKB Anggia Erma Rini Bagikan 18 Ribu Paket Sembako dan APD)
Namun meski di tengah keterbatasan banyak santrinya yang menorehkan prestasi di olahraga dan juga piawai berbahasa mandarin. "Kami ucapkan terima kasih kepada para donatur dan semoga keberkahan diberikan kepada semua golongan. Kita juga berdoa agar COVID-19 segera berlalu," pungkasnya.
Direktur Umum Pussenkav Kodiklat TNI AD dan Koordinator Masyarakat Tionghoa Peduli saat memberikan bantuan ke Ponpes Yatim Piatu dan Dhuafa Darul Inayah di Desa Kertawangi, Cisarua, KBB, Selasa (18/8/2020). Foto/SINDOnews/Adi Haryanto
(don)
Lihat Juga :