Perjanjian Giyanti Pecah Pusaka Kesultanan Mataram ke Surakarta dan Yogyakarta
Rabu, 01 Mei 2024 - 07:36 WIB
loading...
A
A
A
Sebelum membantu memperindah keraton, Raden Ronggo Prawirodirjo I telah menyumbangkan pendopo rumahnya ketika masih di Pandak Karangnongko, Sukowati, yang kini Kabupaten Sragen, untuk diboyong ke Keraton Yogyakarta.
Baca Juga: Sikap Raden Ronggo Anti Belanda Jadi Amunisi Pangeran Diponegoro Perangi Daendels
Pendopo sumbangan Raden Ronggo tersebut dikenal sebagai Bangsal Kamandhungan, yang sampai sekarang masih berdiri kokoh tanpa perubahan banyak.
Bangsal Kamandhungan merupakan yang paling tua di keraton, karena telah lebih dahulu ada sebelum bangunan pendukung lainnya dibangun.
Di lingkungan keraton, tempat sang kakek dari pihak ibu dan bayang-bayang sumbangan-sumbangan besar kakek, dari pihak ayah kepada ibu kota kesultanan pada pertengahan abad ke-18, Raden Ronggo Prawirodirjo III menghabiskan masa kecilnya.
Baca Juga: Sikap Raden Ronggo Anti Belanda Jadi Amunisi Pangeran Diponegoro Perangi Daendels
Pendopo sumbangan Raden Ronggo tersebut dikenal sebagai Bangsal Kamandhungan, yang sampai sekarang masih berdiri kokoh tanpa perubahan banyak.
Bangsal Kamandhungan merupakan yang paling tua di keraton, karena telah lebih dahulu ada sebelum bangunan pendukung lainnya dibangun.
Di lingkungan keraton, tempat sang kakek dari pihak ibu dan bayang-bayang sumbangan-sumbangan besar kakek, dari pihak ayah kepada ibu kota kesultanan pada pertengahan abad ke-18, Raden Ronggo Prawirodirjo III menghabiskan masa kecilnya.
(ams)
Lihat Juga :