Perjanjian Giyanti Pecah Pusaka Kesultanan Mataram ke Surakarta dan Yogyakarta

Rabu, 01 Mei 2024 - 07:36 WIB
loading...
Perjanjian Giyanti Pecah...
Abdi dalem Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat Solo membawa gamelan sekaten Kiai Guntur Madu dan Kiai Guntur. Foto/Istimewa
A A A
Perjanjian Giyanti yang ditandatangani Mataram dengan VOC Belanda berdampak sistematis. Sebab tak hanya pembagian wilayah saja yang harus dilakukan, tapi juga benda pusaka yang dimiliki oleh Kesultanan Mataram.

Salah satu pusaka yang terpaksa dibagi sebagian milik Surakarta dan Yogyakarta, adalah gamelan. Gamelan Jawa yang dianggap sakral di kalangan masyarakat Jawa, kala itu harus dibagi. Perlu diketahui bahwa gamelan Surakarta awalnya sebanyak satu pasang.

Ketika Perjanjian Giyanti, semua pusaka keraton termasuk gamelan dibagi menjadi dua. Gamelan itu harus dibagi dua sebagian milik Surakarta dan sebagian diberikan ke Yogyakarta.

Baca Juga: Kisah Kecantikan Ratu Gelang Bikin Dua Sepupu Kesayangan Sunan Kalijaga Mati Bunuh Diri

Hal itu sebagaimana dikutip dari "Banteng Terakhir Kesultanan Yogyakarta: Riwayat Raden Ronggo Prawirodirjo III dari Madiun sekitar 1779 - 1810". Surakarta mendapat bagian gamelan Kiai Guntursari, sedangkan Yogyakarta memperoleh Kiai Gunturmadu, atau Kiai Sekati.

Selanjutnya, masing-masing raja Surakarta, dan Yogyakarta memerintahkan untuk membuat lagi satu perangkat gamelan guna melengkapi perangkat yang sudah ada.

Sultan Hamengkubuwono I memerintahkan untuk membuat gamelan Kiai Nogowilogo. Sebagai pelaksana pembuatan gamelan, Raden Ronggo Prawirodirjo I mencampurkan pamor prambanan dalam proses pembuatannya, sehingga kualitasnya terbilang bagus.

Sebelum membantu memperindah keraton, Raden Ronggo Prawirodirjo I telah menyumbangkan pendopo rumahnya ketika masih di Pandak Karangnongko, Sukowati, yang kini Kabupaten Sragen, untuk diboyong ke Keraton Yogyakarta.

Baca Juga: Sikap Raden Ronggo Anti Belanda Jadi Amunisi Pangeran Diponegoro Perangi Daendels

Pendopo sumbangan Raden Ronggo tersebut dikenal sebagai Bangsal Kamandhungan, yang sampai sekarang masih berdiri kokoh tanpa perubahan banyak.

Bangsal Kamandhungan merupakan yang paling tua di keraton, karena telah lebih dahulu ada sebelum bangunan pendukung lainnya dibangun.

Di lingkungan keraton, tempat sang kakek dari pihak ibu dan bayang-bayang sumbangan-sumbangan besar kakek, dari pihak ayah kepada ibu kota kesultanan pada pertengahan abad ke-18, Raden Ronggo Prawirodirjo III menghabiskan masa kecilnya.
(ams)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Di Balik Kesaktian Pangeran...
Di Balik Kesaktian Pangeran Diponegoro, Ada Keris Pusaka Bernama Kiai Bondoyudo
Kedipan Mata Komandan...
Kedipan Mata Komandan Brimob Bikin Tawanan Tewas Ditembak dari Jarak 5 Meter
Kisah Cinta Sutan Sjahrir...
Kisah Cinta Sutan Sjahrir dan Maria Mieske, Dipisahkan Penjara hingga Politik Kolonial Belanda
196 Tahun Keris Kanjeng...
196 Tahun Keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman, Pusaka Pangeran Diponegoro Simbol Kepemimpinan Tanah Jawa
Kisah Jenderal Kopassus...
Kisah Jenderal Kopassus Soegito Pertaruhkan Nyawa saat Hadapi Pemberontak Fretilin
Kisah Pasukan Legiun...
Kisah Pasukan Legiun Mangkunegaran Mampu Menandingi Kekuatan Militer Eropa
PLN EPI dan Keraton...
PLN EPI dan Keraton Yogya Dukung Penguatan Ekonomi Hijau di Gunungkidul
PLN EPI dan Keraton...
PLN EPI dan Keraton Jogja Kembangkan Green Economy Village di Gunung Kidul
Jokowi Kunjungi Sultan...
Jokowi Kunjungi Sultan HB X di Keraton Yogyakarta, Bahas Apa?
Rekomendasi
Swiss Tembus Babak 32...
Swiss Tembus Babak 32 Besar sebagai Juara Grup B usai Tumbangkan Kanada
Klasemen Akhir Grup...
Klasemen Akhir Grup B Piala Dunia 2026: Swiss dan Kanada Tembus 32 Besar, Qatar Tersingkir
Jaring Bibit Unggul...
Jaring Bibit Unggul Olahraga, Program Pengembangan Atlet Sasar Kaum Muda
Berita Terkini
Jaga Masa Depan, Pureco...
Jaga Masa Depan, Pureco dan LindungiHutan Tanam 300 Mangrove di Wonorejo
Momen Riuh di Gorontalo,...
Momen Riuh di Gorontalo, Massa Kompak Teriakkan Nama Seskab Teddy di Depan Presiden Prabowo
Mantan Kapolres Bima...
Mantan Kapolres Bima Terima Dana dari Bandar Narkoba, Pengacara: Tuduhan Mengada-ada
DPC Rampung di 9 Kecamatan,...
DPC Rampung di 9 Kecamatan, Partai Perindo Tubaba Tancap Gas Bentuk DPRt
Digugat Roy Suryo soal...
Digugat Roy Suryo soal Penggeledahan, Polda Metro Jaya Siap Hadir
BNPP Perkuat Pengawasan...
BNPP Perkuat Pengawasan Perbatasan RI-Timor Leste via Survei Pengendalian Jalur Tak Resmi di Belu
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved