Kisah Mpu Nambi, Patih Raden Wijaya Ahli Strategi Perang Kerajaan Majapahit

Sabtu, 20 April 2024 - 06:23 WIB
loading...
Kisah Mpu Nambi, Patih...
Mpu Nambi merupakan Patih Amangkhubumi pertama di Kerajaan Majapahit saat Raja Raden Wijaya berkuasa. Foto/Ilustrasi
A A A
Mpu Nambi merupakan Patih Amangkhubumi pertama di Kerajaan Majapahit saat Raja Raden Wijaya berkuasa. Peran Mpu Nambi di Majapahit sebenarnya tak cuma ketika sudah menjadi kerajaan dan menjadi Patih Amangkhubumi saja.

Jauh sebelum itu sebelumnya ia juga membantu Raden Wijaya membuka hutan Tarik. Hutan inilah yang menjadi cikal bakal Kerajaan Majapahit yang dikembangkan Raden Wijaya usai menaklukkan Kerajaan Kediri, di bawah kekuasaan Jayakatwang dan penaklukan pasukan Tartar.

Ia juga memiliki kedekatan dengan Raden Wijaya, karena mendampingi sang raja pertama Majapahit ini dalam beberapa momen menentukan. Penunjukkan Mpu Nambi sendiri menjadi pejabat strategis di Majapahit juga tak lepas dari keahlian Mpu Nambi.

Baca Juga: Kisah Heroik Panembahan Senopati Taklukkan Surabaya dengan Bantuan Sunan Giri

Mpu Nambi merupakan mahapatih yang diangkat Raden Wijaya, yang punya kehebatan dalam berperang. Dia dikenal sangat pandai memimpin pasukan dalam peperangan.

Hal itu sebagaimana dikutip dari ‘Sandyakala di Timur Jawa 1042 - 1527 M: Kejayaan dan Keruntuhan Kerajaan Hindu dari Mataram Kuno II hingga Majapahit’. Selanjutnya, dia juga sangat ahli dalam urusan administrasi.

Kemampuan ini digunakan oleh Raden Wijaya untuk membangun Majapahit hingga akhirnya terus berkembang. Mengenai Patih Nambi sendiri, Pararaton dan Kidung Harsa Wijaya menceritakan bahwa Nambi adalah putra Arya Wiraraja.

Di lain pihak Kidung Harsa Wijaya dan Kidung Sorandaka menceritakan bahwa Nambi adalah putra Pranaraja.Memang ada perdebatan panjang beberapa sejarawan, ada yang menyatakan bahwa Nambi adalah putra Pranaraja sedang Ronggolawe adalah putra Arya Wiraraja.

Baca Juga: Kisah Panembahan Senopati Sambut 2 Utusan Pajang dengan Penuh Tipu Daya

Namun dalam analisis terbarunya, sejarawan Mansur Hidayat mengemukakan pendapatnya bahwa Nambi dan Ronggolawe dimungkinkan adalah putra Arya Wiraraja. Banyak kalangan menilai analisis bahwa Ranggalawe putra Wiraraja, dan Nambi putra Pranaraja adalah yang benar.

Pararaton mengatakan, bahwa Nambi adalah seorang Wira Arya Wiraraja, yang telah menjadi sahabat Raden Wijaya sejak menjadi salah satu panglima di Singasari.

Kidung Harsawijaya mengisahkan pula, Nambi kemudian dikirim ayahnya untuk membantu Raden Wijaya membuka Hutan Tarik, yang kini berada di perbatasan antara Kabupaten Sidoarjo dengan Kabupaten Mojokerto, menjadi sebuah desa pemukiman bernama Majapahit.

Kisah ini berlawanan dengan Kidung Panji Wijayakrama dan Kidung Ranggalawe yang menyebut nama putra yang dikirim Arya Wiraraja adalah Ranggalawe, bukan Nambi.

Pararaton selanjutnya mengisahkan, pada saat Raden Wijaya menyerang Kadiri pada tahun 1293, Nambi ikut berjasa membunuh seorang pengikut Jayakatwang yang bernama Kebo Rubuh.

Dalam berbagai medan perjuangan, Nambi diceritakan orang yang mempunyai kecerdikan administrasi dan intelektual sehingga pada masa Majapahit berdiri ia dipercaya menjadi seorang Maha Patih pertama kerajaan ini.
(ams)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Di Balik Kesaktian Pangeran...
Di Balik Kesaktian Pangeran Diponegoro, Ada Keris Pusaka Bernama Kiai Bondoyudo
Kedipan Mata Komandan...
Kedipan Mata Komandan Brimob Bikin Tawanan Tewas Ditembak dari Jarak 5 Meter
Kisah Cinta Sutan Sjahrir...
Kisah Cinta Sutan Sjahrir dan Maria Mieske, Dipisahkan Penjara hingga Politik Kolonial Belanda
196 Tahun Keris Kanjeng...
196 Tahun Keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman, Pusaka Pangeran Diponegoro Simbol Kepemimpinan Tanah Jawa
Kisah Jenderal Kopassus...
Kisah Jenderal Kopassus Soegito Pertaruhkan Nyawa saat Hadapi Pemberontak Fretilin
Kisah Pasukan Legiun...
Kisah Pasukan Legiun Mangkunegaran Mampu Menandingi Kekuatan Militer Eropa
Indonesia di Antara...
Indonesia di Antara Quantum Warfare dan Multipolaritas
Urgensi Indonesia Maritime...
Urgensi Indonesia Maritime Policy
Aneh Bin Ajaib, India...
Aneh Bin Ajaib, India Gelar Latihan Perang Antariksa di Meja Kantor
Rekomendasi
Dari Rasa Penasaran...
Dari Rasa Penasaran Menjadi Inspirasi, Inilah Kisah Hery Lain Sisi
Jalanan di Inggris Meleleh...
Jalanan di Inggris Meleleh pada Suhu 45 Derajat Celsius, Ini 3 Alasannya
Perjuangan Iran di Piala...
Perjuangan Iran di Piala Dunia 2026 Sentuh Hati Infantino
Berita Terkini
Ratusan Peserta Ramaikan...
Ratusan Peserta Ramaikan AllPack Surabaya dan East Beauty Pack Expo 2026
Video Detik-detik Penangkapan...
Video Detik-detik Penangkapan Roy Suryo Diputar di Sidang Praperadilan
Bea Cukai Ngurah Rai-Polda...
Bea Cukai Ngurah Rai-Polda Bali Gagalkan Peredaran 937 Butir Narkoba Jenis Mephedrone
Hadapi Pemilu 2029,...
Hadapi Pemilu 2029, DPC PPP Lebak Bidik Gen Z lewat Strategi Kreatif dan Inklusif
Banjir Tapanuli Tengah...
Banjir Tapanuli Tengah Jadi Alarm, YSSC Desak Gerakan Nyata Pulihkan Hutan
Prabowo Beri Penghargaan...
Prabowo Beri Penghargaan Nugraha Sakanti ke Polda Riau, Kapolda: Milik Seluruh Personel
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved