Gus Muhdlor Absen di Halalbihalal Pemprov Jatim, Pj Gubernur: Lebih Bagus Istirahatlah Ya

Kamis, 18 April 2024 - 16:23 WIB
loading...
Gus Muhdlor Absen di...
Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali alias Gus Muhdlor tidak menghadiri halalbihalal yang digelar Pemprov Jatim di Gedung Negara Grahadi, Kamis (18/4/2024). Foto/Pemkab Sidoarjo
A A A
SURABAYA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur (Jatim) menggelar acara halalbihalal di Gedung Negara Grahadi, Kamis (18/4/2024). Acara tersebut mengundang 38 kepala daerah di Jatim, termasuk kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Jatim.

Namun dari sekian kepala daerah yang hadir, Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali alias Gus Muhdlor tidak tampak.

Baca juga: Gus Muhdlor Bakal Ajukan Praperadilan usai Ditetapkan Jadi Tersangka oleh KPK

Ketidakhadiran tersangka kasus pemotongan insentif pajak Aparatur Sipil Negara (ASN) di Badan Pelayanan Pajak Daerah (BPPD) Kabupaten Sidoarjo itu dikonfirmasi oleh Pj Gubernur Jatim Adhy Karyono.

“Lebih bagus tidak hadir dululah. Kalau kesini kalian (awak media) sudah nyerang semua,” kata Adhy sembari tertawa kecil.



Adhy menambahkan bahwa, kehadiran Gus Muhdlor sudah diwakili oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sidoarjo.

“Kan ada bu Sekdanya tadi. Mohon maaf (Gus Muhdlor) tidak bisa hadir. Lebih bagus istirahatlah ya. Mempersiapkan semua. Kita asas praduga tidak bersalah,” imbuhnya.

Baca juga: Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor Jadi Tersangka KPK: Kami Hormati, Ini Negara Hukum!

Sebelumnya, menanggapi penetapan status tersangka, Gus Muhdlor mengaku menghormati keputusan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Selanjutnya, terkait langkah hukum atas penetapan tersangka itu, orang nomor satu di Sidoarjo tersebut akan menyerahkan sepenuhnya kepada tim pengacara.

“Saya mohon doa seluruh warga Sidoarjo. Masih banyak yang kemudian bisa ditempuh dan sebagainya. Yang jelas, proses ini kami hormati karena ini negara hukum,” katanya saat menghadiri halal bihalal bersama Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Sidoarjo di Pendopo Delta Wibawa Sidoarjo, Selasa (16/4/2024).

Sementara itu, Wakil Ketua KPK, Nurul Ghufron menjelaskan, perkara bermula dari pendapatan pajak BPPD Sidoarjo sejumlah Rp1,3 triliun. Dengan perolehan tersebut, seharusnya pegawai BPPD Sidoarjo mendapatkan uang insentif atas kinerja mereka tetapi dipotong tersangka SW.

"SW selaku Kasubag Umum dan Kepegawaian BPPD sekaligus bendahara secara sepihak melakukan pemotongan dana insentif dari para ASN tersebut. Pemotongan dan penerimaan dari dana insentif dimaksud di antaranya untuk kebutuhan Kepala BPPD dan Bupati Sidoarjo," kata Ghufron.

Dia menyebut, besaran insentif yang dipotong beragam mulai dari 10 persen hingga 30 persen. Agar tidak terdeteksi aparat penegak hukum, SW menyampaikan adanya potongan tersebut secara lisan dan melarang hal tersebut dibahas melalui aplikasi berbagi pesan.

"Permintaan potongan dana insentif ini disampaikan secara lisan oleh SW pada para ASN di beberapa kesempatan dan adanya larangan untuk tidak membahas potongan dimaksud melalui alat komunikasi di antaranya melalui percakapan WhatsApp," ujarnya.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pramono Sebut Modernisasi...
Pramono Sebut Modernisasi Halalbihalal Dilakukan oleh Muhammadiyah
Momen Halalbihalal di...
Momen Halalbihalal di Keraton Solo, 2 Kubu Gelar Acara di Lokasi Berbeda
ASN Pemprov Jakarta...
ASN Pemprov Jakarta Halalbihalal dengan Pramono-Rano di Balai Kota usai Libur Lebaran
Kisah Nahkoda Kapal...
Kisah Nahkoda Kapal Cecep Ahmaydi, Tak Lebaran Bareng Keluarga selama 25 Tahun demi Antarkan Pemudik
Momen Halalbihalal Warga...
Momen Halalbihalal Warga dengan Gubernur dan Wagub di Balai Kota Jakarta
Bantu Warga Urus Sertifikat,...
Bantu Warga Urus Sertifikat, 40 Kantor Pertahanan di Jatim Tetap Beroperasi saat Lebaran
Alumni UNS Home Coming...
Alumni UNS Home Coming 2026, Bangun Jejaring dan Kolaborasi Strategis
Halalbihalal, IKAPI...
Halalbihalal, IKAPI Komitmen Hadir sebagai Solusi Persoalan PKPU dan Kepailitan
Anies Ketemu AHY saat...
Anies Ketemu AHY saat Halalbihalal di Cikeas, Bahas Apa?
Rekomendasi
UKM Malaysia Tembus...
UKM Malaysia Tembus Peringkat 7 Dunia THE Sustainability Impact Ratings 2026
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
Insting Buruknya Jadi...
Insting Buruknya Jadi Nyata! Pengemudi Ojol Ngaku Jadi Target Ilmu Hitam hingga Alami Kecelakaan
Berita Terkini
PT Pegadaian CPS Pondok...
PT Pegadaian CPS Pondok Aren Bersama Sahabat Berbagi Tangsel Gelar Santunan
3 Pengamen di Bekasi...
3 Pengamen di Bekasi Coba Bakar Rumah Warga, Sempat Ditangkap dan Diselesaikan Melalui RJ
Kang Cucun Santuni 1.448...
Kang Cucun Santuni 1.448 Anak Yatim di 12 Titik di Bandung dan Resmikan Rutilahu
Rekam Jejak Eks Ketua...
Rekam Jejak Eks Ketua PN Kudus yang Dipecat karena Tilep Uang Rp2 Miliar
HUT ke-80 Bhayangkara,...
HUT ke-80 Bhayangkara, Polda NTT Perkuat Kesehatan Mental Personel lewat USEFT
Menkes Pastikan Korban...
Menkes Pastikan Korban Penyekapan di Bandung Jalani Rehabilitasi dan Rekonstruksi secara Optimal
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Menggelar Car Free Day di Rasuna Said
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved