Duduki Markas KKB, Aparat Tembak Mati Hengki Manwang Pimpinan OPM Kalikopi
Senin, 17 Agustus 2020 - 18:55 WIB
loading...
A
A
A
Sebelumnya Hengki Wanmang terlibat beberapa rangkaian aksi Penembakan di areal PT Freeport Indonesia. (Baca: Perlintasan Terlambat Ditutup, 3 Penumpang Minibus Tewas Disambar KA)
Menurut Kapolda, penembakan terhadap pentolan KKB itu berawal pada hari Kamis 13 Agustus 2020 dimana Tim gabungan TNI-Polri melakukan penyelidikan ke Markas KKB Kali Kopi yang mana pasukan dibagi menjadi 3 kelompok untuk 3 sasaran yaitu Markas Kali Kopi Baru dan Lama serta Markas Baru Amoko.
Kemudian pada hari Minggu 16 Agustus 2020, pukul 06.00 WIT, Tim gabungan TNI/Polri melakukan penyelidikan untuk ke Markas Kalikopi dan berhasil melumpuhkan 1 (satu) anggota KKB yang diduga kuat Hengki Wanmang (meninggal dunia).
Kemudian Tim gabungan melakukan penyisiran di sekitaran TKP dan berhasil menemukan barang bukti, selanjutnya diamankan ke Mako Brimob Den B Mimika. (Bisa diklik: Gara-gara Lembu, Pria di Sergai Dibakar Istri Mudanya)
"Personil gabungan TNI –Polri akan terus melakukan penindakan terhadap Kelompok Kriminal Bersenjata yang mengganggu stabilitas keamanan di Papua," tandas Kapolda.
Menurut Kapolda, penembakan terhadap pentolan KKB itu berawal pada hari Kamis 13 Agustus 2020 dimana Tim gabungan TNI-Polri melakukan penyelidikan ke Markas KKB Kali Kopi yang mana pasukan dibagi menjadi 3 kelompok untuk 3 sasaran yaitu Markas Kali Kopi Baru dan Lama serta Markas Baru Amoko.
Kemudian pada hari Minggu 16 Agustus 2020, pukul 06.00 WIT, Tim gabungan TNI/Polri melakukan penyelidikan untuk ke Markas Kalikopi dan berhasil melumpuhkan 1 (satu) anggota KKB yang diduga kuat Hengki Wanmang (meninggal dunia).
Kemudian Tim gabungan melakukan penyisiran di sekitaran TKP dan berhasil menemukan barang bukti, selanjutnya diamankan ke Mako Brimob Den B Mimika. (Bisa diklik: Gara-gara Lembu, Pria di Sergai Dibakar Istri Mudanya)
"Personil gabungan TNI –Polri akan terus melakukan penindakan terhadap Kelompok Kriminal Bersenjata yang mengganggu stabilitas keamanan di Papua," tandas Kapolda.
(sms)
Lihat Juga :