Polisi Tetapkan 2 Tersangka Ricuh Takbir Keliling di Mergangsan Jogja
Rabu, 17 April 2024 - 14:05 WIB
loading...
A
A
A
"Oleh keempat korban, temannya yang pingsan itu dinaikkan ke mobil pikap untuk dibawa ke klinik terdekat. Posisinya, Trias di bangku pengemudi, Nanda di tengah dan Wisnu di pinggir kiri. Kemudian ada tiga orang lagi di duduk di bak belakang," ujarnya.
Selain mereka, ada dua orang yang berboncengan menggunakan sepeda motor melaju di depan mobil dengan maksud membuka jalan. Adapun, saat kejadian itu kondisi jalan ramai penuhi orang peserta takbir keliling.
Sesampainya di klinik, Nanda yang masih dalam keadaan tak sadarkan diri harus dirujuk ke RSUD Wirosaban. Mereka kemudian kembali membawa Nanda menggunakan mobil pickup tersebut.
Sesampainya di lokasi kejadian, lanjutnya tepatnya di Jalan Tirtodipuran-Sisingamangaraja, mereka berpapasan dengan rombongan takbir keliling dengan pakaian serba hitam dan mengenakan surban kotak-kotak corak hitam putih hingga menutup jalan.
"Karena jalannya tertutup banyak orang, korban Oki Nur Hidayat meminta untuk dibukakan jalan dengan bilang ke warga pak kritis, pak kritis, emergency," imbuhnya.
Karena tidak kunjung dibukakan jalan, Trias membunyikan klakson kendaraan, dan saat itulah EBK datang membawa kayu dan berteriak ke arah Trias sambil menarik baju dan memukulnya.
"Laki-laki itu teriak ke korban kowe meh nabrak aku telu kali (kamu mau menabrak saya tiga kali)," katanya.
Selain mereka, ada dua orang yang berboncengan menggunakan sepeda motor melaju di depan mobil dengan maksud membuka jalan. Adapun, saat kejadian itu kondisi jalan ramai penuhi orang peserta takbir keliling.
Sesampainya di klinik, Nanda yang masih dalam keadaan tak sadarkan diri harus dirujuk ke RSUD Wirosaban. Mereka kemudian kembali membawa Nanda menggunakan mobil pickup tersebut.
Sesampainya di lokasi kejadian, lanjutnya tepatnya di Jalan Tirtodipuran-Sisingamangaraja, mereka berpapasan dengan rombongan takbir keliling dengan pakaian serba hitam dan mengenakan surban kotak-kotak corak hitam putih hingga menutup jalan.
"Karena jalannya tertutup banyak orang, korban Oki Nur Hidayat meminta untuk dibukakan jalan dengan bilang ke warga pak kritis, pak kritis, emergency," imbuhnya.
Karena tidak kunjung dibukakan jalan, Trias membunyikan klakson kendaraan, dan saat itulah EBK datang membawa kayu dan berteriak ke arah Trias sambil menarik baju dan memukulnya.
"Laki-laki itu teriak ke korban kowe meh nabrak aku telu kali (kamu mau menabrak saya tiga kali)," katanya.
Lihat Juga :