Kisah Karamah Sunan Gunung Jati Sembuhkan Putri Raja China hingga Dipersunting Jadi Istri

Minggu, 07 April 2024 - 06:06 WIB
loading...
Kisah Karamah Sunan...
Sunan Gunung Jati konon pernah menikahi putri Raja Cina berkat karamahnya. Foto/Ilustrasi/Ist
A A A
Sunan Gunung Jati konon pernah menikahi putri Raja Cina berkat karamahnya. Saat itu sang putri raja bernama Anyon Tin, tengah sakit hingga akhirnya sang ayah bermimpi bahwa putrinya bisa sembuh tapi harus berlayar ke suatu wilayah tanpa tujuan.

Hal ini tentu membuat sang raja gusar dan kebingungan. Ia khawatir kondisi putri semata wayangnya. Di sisi lain dirinya ingin anaknya sembuh, tapi di sisi lain perjalanan tanpa tujuan itu juga beresiko mengkhawatirkannya.

Sang raja juga resah menunggu kabar dari Patih Sampo Talang yang diminta mencari Sunan Gunung Jati. Tetapi sang patih itu tak juga pulang ke kerajaan. Hal ini dikisahkan dari "Sajarah Wali Syekh Syarif Hidayatullah Sunan Gunung Jati : Naskah Mertasinga", terjemahan Amman N. Wahju, membuatnya resah. Padahal sang anak mengalami sakit busung dan tak kunjung sembuh.

Suatu malam konon sang raja bermimpi anaknya akan sembuh, tetapi Anyon Tin harus berlayar tanpa tujuan. Di mana nanti kapalnya mendarat, di sana dia akan menjumpai orang yang lebih itu dan di sana dia akan sembuh. Keesokan harinya raja Cina segera memerintahkan untuk membangun sebuah perahu sesuai dengan mimpinya.

Baca Juga: Kisah Sunan Gunung Jati dan Kesaktian Keris Sanghyang Naga

Setelah perahu itu siap, raja Cina lalu membawa putrinya ke atas perahu dengan membawakan delapan orang pengawal beserta perbekalan dan pakaian. Ke delapan pengawal Cina tadi adalah paman dan saudara-saudara sang putri. Setelah cukup perbekalan disiapkan, maka kapal itu segera berlayar ke tengah lautan.

Kapal berlayar tanpa tujuan yang pasti, hanyalah mengikuti ke mana dibawa angin, semuanya sudah bertekad bulat untuk mengikuti pelayaran itu ke mana pun kapal itu membawa.

Suatu ketika tibalah rombongan raja Cina itu di suatu wilayah yang dihuni oleh Sunan Gunung Jati bernama Muara Jati. Saat rombongan Raja Cina itu tiba konon Sunan Gunung Jati tengah membangun kolam di Gunung Semar.

Rombongan itu memperoleh kabar bahwa Sunan Gunung Jati berada di daratan itu. Rombongan lantas menghadap ke Syekh Maulana Jati atau Sunan Gunung Jati. Di hadapan Sunan Gunung Jati, putri Cina melihat perlahan kepada Syekh Maulana, sang putri tidak melupakannya dan segera memberikan hormat kepadanya.

Ajaibnya konon berkat karamah Sunan Gunung Jati perut sang putri raja bernama Anyon Tin, menjadi pulih kembali seperti sediakala. Busungnya kembali menjadi kain lebar yang segera dilepaskan, dan Syekh Maulana pun menerima sang putri, yang bermaksud akan berbakti kepadanya.

Sejak saat itu sang putri ditanggung dunia akhiratnya oleh Syekh Maulana. Walaupun putri itu tidak dinikahi akan tetapi hukumnya halal sebagai seorang abdi wanita. Hukumnya sah untuk melayani Maulana Jati dan ditanggung lahir batinnya.

Sedangkan pengawal yang bersamanya, ketika datang menghadap Wali dia terpesona memandang Wali yang cahayanya bagaikan bulan purnama menerangi alam sejagat. Tidak lama kemudian dia jatuh sakit dan akhirnya meninggal dan dimakamkan di Kedawung. Sang putri sudah tetap hatinya akan membaktikan hidup matinya ke Sunan Gunung Jati.

Putri Cina itu pun akhirnya dipersunting oleh Sunan Gunung Jati. Dari pernikahannya dengan Anyon Tin, Sunan Gunung Jati tidak memperoleh keturunan. Putri Anyon Tin tidak lama usianya, hanya setahun lebih dua puluh lima hari berada di Gunung Jati, sang puteri lalu meninggal di hadapan Syekh Maulana.

Jenazahnya atas kehendak Syekh Maulana dimakamkan di Dalem Pura, sebagai penghargaan atas sifat sang putri yang sangat berbakti kepadanya. Oleh karena cintanya kepada putri ini pula maka Syekh Maulana kelak bilamana disempurnakan ingin dimakamkan di tempat ini, beserta anak cucunya. Mengikuti Rasulallah yang dimakamkan di Madinah tidak jauh dari makam putrinya.
(hri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Di Balik Kesaktian Pangeran...
Di Balik Kesaktian Pangeran Diponegoro, Ada Keris Pusaka Bernama Kiai Bondoyudo
Kedipan Mata Komandan...
Kedipan Mata Komandan Brimob Bikin Tawanan Tewas Ditembak dari Jarak 5 Meter
Kisah Cinta Sutan Sjahrir...
Kisah Cinta Sutan Sjahrir dan Maria Mieske, Dipisahkan Penjara hingga Politik Kolonial Belanda
196 Tahun Keris Kanjeng...
196 Tahun Keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman, Pusaka Pangeran Diponegoro Simbol Kepemimpinan Tanah Jawa
Kisah Jenderal Kopassus...
Kisah Jenderal Kopassus Soegito Pertaruhkan Nyawa saat Hadapi Pemberontak Fretilin
Kisah Pasukan Legiun...
Kisah Pasukan Legiun Mangkunegaran Mampu Menandingi Kekuatan Militer Eropa
Kisah Sahabat Nabi :...
Kisah Sahabat Nabi : Karamah Salman Al Farisi
MUI Masih Kaji Ceramah...
MUI Masih Kaji Ceramah Mama Ghufron yang Diduga Sesat: Ngaku Video Call dengan Izra'il
Karier Militer Jenderal...
Karier Militer Jenderal Dudung, Mantan KSAD dan Keturunan Sunan Gunung Jati
Rekomendasi
Bank Kalteng Jadi Sponsor...
Bank Kalteng Jadi Sponsor Utama Adhyaksa FC di Super League Musim Depan
Qatar Tersingkir dari...
Qatar Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Bosnia-Herzegovina Jaga Kans Lolos ke 32 Besar
PAMA Group Tanam 2.000...
PAMA Group Tanam 2.000 Bibit Mangrove di Pesisir Semarang: 'Jadi Benteng Alami dari Perubahan Iklim'
Berita Terkini
Jaga Masa Depan, Pureco...
Jaga Masa Depan, Pureco dan LindungiHutan Tanam 300 Mangrove di Wonorejo
Momen Riuh di Gorontalo,...
Momen Riuh di Gorontalo, Massa Kompak Teriakkan Nama Seskab Teddy di Depan Presiden Prabowo
Mantan Kapolres Bima...
Mantan Kapolres Bima Terima Dana dari Bandar Narkoba, Pengacara: Tuduhan Mengada-ada
DPC Rampung di 9 Kecamatan,...
DPC Rampung di 9 Kecamatan, Partai Perindo Tubaba Tancap Gas Bentuk DPRt
Digugat Roy Suryo soal...
Digugat Roy Suryo soal Penggeledahan, Polda Metro Jaya Siap Hadir
BNPP Perkuat Pengawasan...
BNPP Perkuat Pengawasan Perbatasan RI-Timor Leste via Survei Pengendalian Jalur Tak Resmi di Belu
Infografis
Balas Dendam ke AS,...
Balas Dendam ke AS, China Naikkan Tarif Impor Jadi 125%
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved