Badko HMI Sumut Kritik Deklarasi KAMI Ditengah Pandemi
Minggu, 16 Agustus 2020 - 13:26 WIB
loading...
A
A
A
Tambahnya lagi, dalam gerakan itu pasti ada pro dan kontra, dia tak ingin bila pro dan kontra itu dapat menimbukan gelombang massa dan berujung pada kerusuhan. "Pro dan kontra pada gerakan itu pasti ada, iya kalau ngak ada gelombang massa, kalau ada gimana, ini kan bisa menyebabkan kerusuhan," ungkapnya. (Baca: Pengamat Nilai Jenis Kelamin KAMI untuk Cari Kekuasaan Politik)
Tak hanya itu, Hasbi juga berpendapat pemerintah saat ini sedang fokus pada perbaikan ekonomi. Katanya, KAMI lebih produktif bila ikut serta dalam upaya perbaikan ekonomi. "Karena pandemi ini, pemerintah kita juga disibukkan dengan perbaikan ekonomi, pandemi ini mengakibatkan semua kalangan ekonominya terganggu, harusnya kita atau KAMI bisa ikut serta dan membantu pemerintah dalam perbaikan itu," lanjutnya.
Terakhir, Alumni UIN Sumut ini menilai kritikan yang akan disampaikan KAMI merupakan hal yang wajar. Namun menurutnya tidak perlu sampai mengumpulkan massa di tempat terbuka. "Kalau kritik ke pemerintah ya wajar, biasa itu. Cuma kan sekarang situasinya berbeda, ditengah pandemi ini ada cara-cara lain yang bisa dilakukan seperti penyampaian tuntutan secara tertulis, kalau harus ada pertemuan bisa dilakukan secara online," demikian Hasbi. (Baca: Jelang Deklarasi, Dukungan kepada Koalisi Din Syamsuddin dkk Muncul)
KAMI yang diinisiasi Din Syamsuddin ini direncanakan akan dilakukan di Tugu Proklamasi, Pegangsaan Timur, Menteng, Jakarta Pusat. Din menyampaikan deklarasi ini akan sekaligus menyampaikan maklumat terkait kondisi kebangsaan saat ini.
Tak hanya itu, Hasbi juga berpendapat pemerintah saat ini sedang fokus pada perbaikan ekonomi. Katanya, KAMI lebih produktif bila ikut serta dalam upaya perbaikan ekonomi. "Karena pandemi ini, pemerintah kita juga disibukkan dengan perbaikan ekonomi, pandemi ini mengakibatkan semua kalangan ekonominya terganggu, harusnya kita atau KAMI bisa ikut serta dan membantu pemerintah dalam perbaikan itu," lanjutnya.
Terakhir, Alumni UIN Sumut ini menilai kritikan yang akan disampaikan KAMI merupakan hal yang wajar. Namun menurutnya tidak perlu sampai mengumpulkan massa di tempat terbuka. "Kalau kritik ke pemerintah ya wajar, biasa itu. Cuma kan sekarang situasinya berbeda, ditengah pandemi ini ada cara-cara lain yang bisa dilakukan seperti penyampaian tuntutan secara tertulis, kalau harus ada pertemuan bisa dilakukan secara online," demikian Hasbi. (Baca: Jelang Deklarasi, Dukungan kepada Koalisi Din Syamsuddin dkk Muncul)
KAMI yang diinisiasi Din Syamsuddin ini direncanakan akan dilakukan di Tugu Proklamasi, Pegangsaan Timur, Menteng, Jakarta Pusat. Din menyampaikan deklarasi ini akan sekaligus menyampaikan maklumat terkait kondisi kebangsaan saat ini.
(don)
Lihat Juga :