Laut di Kolaka Utara Kembali Berwarna Merah, PT Riota Jaya Lestari Diduga Terlibat
Kamis, 28 Maret 2024 - 14:23 WIB
loading...
A
A
A
"Tanggal 1 Maret kami surati, tapi tidak ditindaklanjuti. Kejadian kedua ini (26 Maret) yang terparah. Seharusnya mereka melakukan penanganan darurat," tegas Ukkas.
DLH Kolut kembali melakukan peninjauan ke lokasi dan mendokumentasikan kejadian tersebut. Mereka akan kembali menegur PT Riota dan mendesak mereka untuk membangun kolam penampungan limbah.
"Kami minta PT Riota segera buat kolam penampungan. Saat ini musim hujan, jadi sediment pond kecil tapi banyak lebih baik daripada kolam besar yang jika jebol dampaknya lebih luas," pungkas Ukkas.
Pencemaran laut yang berulang akibat limbah tambang PT Riota Jaya Lestari menjadi ancaman serius bagi ekosistem laut dan kehidupan masyarakat di sekitar pesisir Lasusua.
Masyarakat diimbau untuk melapor kepada pihak berwenang jika melihat kembali pencemaran laut di wilayah tersebut.
DLH Kolut kembali melakukan peninjauan ke lokasi dan mendokumentasikan kejadian tersebut. Mereka akan kembali menegur PT Riota dan mendesak mereka untuk membangun kolam penampungan limbah.
"Kami minta PT Riota segera buat kolam penampungan. Saat ini musim hujan, jadi sediment pond kecil tapi banyak lebih baik daripada kolam besar yang jika jebol dampaknya lebih luas," pungkas Ukkas.
Pencemaran laut yang berulang akibat limbah tambang PT Riota Jaya Lestari menjadi ancaman serius bagi ekosistem laut dan kehidupan masyarakat di sekitar pesisir Lasusua.
Masyarakat diimbau untuk melapor kepada pihak berwenang jika melihat kembali pencemaran laut di wilayah tersebut.
(hri)
Lihat Juga :