alexametrics

15 Kecamatan di Kabupaten Simalungun Rawan Banjir dan Longsor

loading...
15 Kecamatan di Kabupaten Simalungun Rawan Banjir dan Longsor
Setidaknya ada 7 kecamatan rawan banjir dan 8 kecamatan rawan longsor di Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara. FOTO/SINDOnews/RICKY F HUTAPEA
A+ A-
SIMALUNGUN - Sejumlah kecamatan di Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara rawan dilanda banjir dan longsor jika curah hujan terus tinggi hingga akhir tahun ini. Informasi yang diperoleh dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Simalungun ada 7 kecamatan rawan banjir dan 8 kecamatan rawan longsor.

Wilayah rawan banjir ada di Kecamatan Bandar, Pematang Bandar, Gunung Malela, Tanah Jawa, Dolok Batu Nanggar, Panei, dan Kecamatan Siantar. Sedangkan wilayah rawan longsor di Kecamatan Raya, Sidamanik, Pamatang Sidamanik, Girsang Sipangan Bolon, Dolok Silou, Silou Kahean, Jorlang Hataran, dan Dolok Panribuan.

Kepala BPBD Kabupaten Simalungun Mudahalam Purba mengatakan, pihaknya sudah meminta para camat yang wilayahnya rawan banjr dan longsor untuk menyiapkan posko penanggulangan bencana atau penampungan korban bencana. "Seluruh camat yang wilayahnya rawan bencana sudah diminta untuk menyiapkan posko bencana untuk penanggulangan bencana, termasuk korban bencana, sehingga jika terjadi bencana warga yang menjadi korban dapat cepat ditangani," kata Mudahalam, Minggu (14/10/2018).

Anggota DPRD Simalungun Mansur Purba mendorong pemerintah daerah menyiagakan pelayanan Puskesmas 24 jam untuk penanggulangan korban bencana alam. "Sebaiknya Puskesmas juga disiagakan 24 jam, sehingga pelayanan bagi korban bencana bisa cepat diberikan walaupun bencana alam terjadi pada dini hari," ujar Mansur.

Kepala Dinas Kesehatan Pemkab Simalungun J M Purba mengatakan seluruh Puskesmas di 32 kecamatan sudah disiagakan sesuai dengan instruksi Bupati Simalungun JR Saragih. "Sudah disiagakan seluruh Puskesmas sesuai instruksi Bupati JR Saragih untuk memberikan penanganan cepat bagi korban bencana alam," kata Purba. (Baca juga: Ratusan Hektare Padi dan Jagung di Simalungun Gagal Panen)
(amm)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak