Bejat, Guru Sekolah Elite di Bojonegoro Sodomi Muridnya
Rabu, 20 Maret 2024 - 16:03 WIB
loading...
Satreskrim Polres Bojonegoro meringkus Muamar Madjid (23), warga Jalan Basuki Rahmat Desa Sukorejo, Kecamatan Kota Bojonegoro karena menyodomi muridnya sendiri. Foto/iNews TV/Dedi Mahdi
A
A
A
BOJONEGORO - Satreskrim Polres Bojonegoro meringkus Muamar Madjid (23), warga Jalan Basuki Rahmat Desa Sukorejo, Kecamatan Kota Bojonegoro. Pria yang bekerja sebagai guru ini diringkus petugas karena diduga melakukan perbuatan asusila, dengan menyodomi muridnya sendiri.
Kasatreskrim Polres Bojonegoro AKP Fahmi Amrullah mengatakan, jika para korban masih duduk dibangku kelas 6 sekolah Madrasah Ibtidaiyah NU Internasional Class Program (ICP) di Jalan Ahmad Yani Kota Bojonegoro.
Baca juga: Bejat! Guru Ngaji di Lubuklinggau Sodomi Muridnya hingga Pendarahan
“Perbuatan bejat itu dilakukan tersangka sejak bulan September tahun 2023, hingga Januari tahun 2024,” kata Kasatreskrim, Rabu (20/3/2024).
Fahmi Amrullah membeberkan, kasus ini terbongkar setelah salah satu korban mengalami trauma dan menceritakan perbuatan gurunya itu ke orang tua, hingga akhirnya dilaporkan polisi.
“Modus yang dilakukan tersangka adalah merayu korban lalu mendekap dan memegang area sensitif sebelum melakukan sodomi. Perbuatan itu berlangsung saat korban menginap di asrama sekolah pada malam hari,” jelasnya.
Kasatreskrim Polres Bojonegoro AKP Fahmi Amrullah mengatakan, jika para korban masih duduk dibangku kelas 6 sekolah Madrasah Ibtidaiyah NU Internasional Class Program (ICP) di Jalan Ahmad Yani Kota Bojonegoro.
Baca juga: Bejat! Guru Ngaji di Lubuklinggau Sodomi Muridnya hingga Pendarahan
“Perbuatan bejat itu dilakukan tersangka sejak bulan September tahun 2023, hingga Januari tahun 2024,” kata Kasatreskrim, Rabu (20/3/2024).
Fahmi Amrullah membeberkan, kasus ini terbongkar setelah salah satu korban mengalami trauma dan menceritakan perbuatan gurunya itu ke orang tua, hingga akhirnya dilaporkan polisi.
“Modus yang dilakukan tersangka adalah merayu korban lalu mendekap dan memegang area sensitif sebelum melakukan sodomi. Perbuatan itu berlangsung saat korban menginap di asrama sekolah pada malam hari,” jelasnya.
Lihat Juga :