Libatkan Petani Muda, Kementan Optimalisasi Potensi Pertanian Lahan Rawa di Sumsel
Rabu, 20 Maret 2024 - 11:08 WIB
loading...
A
A
A
Hal itu untuk meningkatkan indeks pertanaman yang masih rendah yakni dari 1 menjadi 3 kali dalam setahun sehingga kedepan ada tambahan produksi beras sebesar 1 hingga 2 juta ton khusus dari Provinsi Sumsel.
“Di Sumsel ada lahan kurang lebih 100 ribu hektare yang akan kita jadikan pertanian modern. Jika dulu produktivitas lahannya 5 ton per hektare maka nanti setelah optimalisasi, produktifitas akan menjadi 10 ton per hektare, biayanya turun 60 persen,” kata Andi Amran.
Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Dedi Nursyamsi pun akan memastikan keterlibatan petani muda untuk terjun langsung dan berpartisipasi aktif dalam mendukung terlaksananya program ini.
”Penggerak utama dari program ini adalah petani muda. Tetapi bukan berarti petani tua tidak dapat terlibat. Justru melalui program ini akan terjadi kolaborasi antara berbagai pihak, namun penggeraknya adalah petani muda,” katanya.
“Di Sumsel ada lahan kurang lebih 100 ribu hektare yang akan kita jadikan pertanian modern. Jika dulu produktivitas lahannya 5 ton per hektare maka nanti setelah optimalisasi, produktifitas akan menjadi 10 ton per hektare, biayanya turun 60 persen,” kata Andi Amran.
Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Dedi Nursyamsi pun akan memastikan keterlibatan petani muda untuk terjun langsung dan berpartisipasi aktif dalam mendukung terlaksananya program ini.
”Penggerak utama dari program ini adalah petani muda. Tetapi bukan berarti petani tua tidak dapat terlibat. Justru melalui program ini akan terjadi kolaborasi antara berbagai pihak, namun penggeraknya adalah petani muda,” katanya.
Lihat Juga :