5 Pelaku Penganiayaan Anggota Batalyon Infanteri 743/PSY Kupang Digulung, Ini Tampangnya
Senin, 18 Maret 2024 - 15:28 WIB
loading...
A
A
A
Kasi Humas Polresta Kupang Ipda Florensi Ibrahim Lapuisaly menerangkan, korban dikeroyok karena para pelaku kesal mendapat teguran. “Korban dikeroyok karena para pelaku tidak terima ditegur,” katanya.
Peristiwa bermula saat pelaku RDO melintas dengan sepeda motor Suzuki Satria sambil menggeber-gebernya sehingga mengeluarkan suara bising. Saat itu, korban yang sedang duduk ngobrol bersama temannya di depan Klinik Dewanta lantas menegurnya.
Tak terima ditegur, RDO lalu memanggil teman-temannya dan mengeroyok korban.“Pelaku melintas sambil menggeber sepeda motor yang mengeluarkan suara bising, kemudian ditegur oleh korban, dan beberapa saat kemudian terjadi pengeroyokan,” bebernya.
Akibat pengeroyokan tersebut, korban mengalami kesakitan dan pembengkakan di kepala bagian kirinya serta terdapat luka lecet pada mata kiri bagian bawah. Kini, korban masih mendapatkan perawatan lebih lanjut.
Peristiwa bermula saat pelaku RDO melintas dengan sepeda motor Suzuki Satria sambil menggeber-gebernya sehingga mengeluarkan suara bising. Saat itu, korban yang sedang duduk ngobrol bersama temannya di depan Klinik Dewanta lantas menegurnya.
Tak terima ditegur, RDO lalu memanggil teman-temannya dan mengeroyok korban.“Pelaku melintas sambil menggeber sepeda motor yang mengeluarkan suara bising, kemudian ditegur oleh korban, dan beberapa saat kemudian terjadi pengeroyokan,” bebernya.
Akibat pengeroyokan tersebut, korban mengalami kesakitan dan pembengkakan di kepala bagian kirinya serta terdapat luka lecet pada mata kiri bagian bawah. Kini, korban masih mendapatkan perawatan lebih lanjut.
(ams)
Lihat Juga :