Kisah Raden Wijaya dan Tentara Tartar Lumpuhkan Kerajaan Kediri dalam 20 Hari
Kamis, 14 Maret 2024 - 07:34 WIB
loading...
A
A
A
Dimana bala tentara gabungan Mongol dengan Raden Wijaya berhasil mendesak dan mengalahkan pasukan Kadiri atau Kediri yang menyongsong mereka.
Kekalahan ini menyebabkan sisa pasukan kembali melarikan diri untuk berkumpul di Daha, ibu kota Kadiri. Pasukan Ike Mese, Kau Hsing, dan Raden Wijaya melakukan pengejaran dan berhasil memasuki Daha beberapa hari kemudian.
Pada hari ke-19 terjadi peperangan yang sangat menentukan bagi Kerajaan Kadiri.Berkekuatan sekitar 10.000 pasukan Kediri berusaha mempertahankan istana kerajaan di bawah Jayakatwang sang penguasanya.
Baca Juga: Kisah Karamah Sunan Kalijaga, Bisa Mengubah Beras Jadi Pasir
Usaha pertempuran ini mulai dari pagi hingga siang hari ini tergolong sengit. Peperangan sengit ini diakui sedikit tak seimbang. Dalam peperangan ini dikatakan bahwa pasukan Mongol menggunakan meriam yang masih tergolong langka di dunia pada zaman itu.
Terjadi tiga kali pertempuran besar antara kedua kekuatan yang berseteru ini di keempat arah kota dan dimenangkan oleh pihak para penyerbu.Pasukan Kadiri atau Kediri terpecah dua bagian, sebagian menuju sungai dan tenggelam di sana.
Kekalahan ini menyebabkan sisa pasukan kembali melarikan diri untuk berkumpul di Daha, ibu kota Kadiri. Pasukan Ike Mese, Kau Hsing, dan Raden Wijaya melakukan pengejaran dan berhasil memasuki Daha beberapa hari kemudian.
Pada hari ke-19 terjadi peperangan yang sangat menentukan bagi Kerajaan Kadiri.Berkekuatan sekitar 10.000 pasukan Kediri berusaha mempertahankan istana kerajaan di bawah Jayakatwang sang penguasanya.
Baca Juga: Kisah Karamah Sunan Kalijaga, Bisa Mengubah Beras Jadi Pasir
Usaha pertempuran ini mulai dari pagi hingga siang hari ini tergolong sengit. Peperangan sengit ini diakui sedikit tak seimbang. Dalam peperangan ini dikatakan bahwa pasukan Mongol menggunakan meriam yang masih tergolong langka di dunia pada zaman itu.
Terjadi tiga kali pertempuran besar antara kedua kekuatan yang berseteru ini di keempat arah kota dan dimenangkan oleh pihak para penyerbu.Pasukan Kadiri atau Kediri terpecah dua bagian, sebagian menuju sungai dan tenggelam di sana.
Lihat Juga :