Kisah Raden Wijaya dan Tentara Tartar Lumpuhkan Kerajaan Kediri dalam 20 Hari
Kamis, 14 Maret 2024 - 07:34 WIB
loading...
A
A
A
Karena dihadang oleh orang-orang Mongol. Sedangkan sebagian yang lain, yakni sebanyak lebih kurang 5.000 pasukan dalam keadaan panik, dan akhirnya terbunuh setelah bertempur dengan tentara gabungan Mongol-Majapahit.
Ardharaja, pengkhianat Singasari yang juga anak Jayakatwang melarikan diri ke perbukitan di sekitar ibu kota, namun dapat ditangkap dan ditawan oleh pasukan Kau Hsing yang berkekuatan seribu orang.
Di akhir pertempuran, Jayakatwang menyadari kekalahannya dan melihat korban di pihaknya yang sudah terlalu banyak.Dia akhirnya mundur dan bertahan di dalam kota yang dikelilingi benteng.
Pada sore harinya ia memutuskan keluar dan menyerah, karena tidak melihat kemungkinan untuk mampu bertahan. Pertempuran lanjutan hanya akan membuat pasukannya tereliminasi total. Jayakatwang akhirnya menyerah dan ditawan oleh tentara Tartar.
Ardharaja, pengkhianat Singasari yang juga anak Jayakatwang melarikan diri ke perbukitan di sekitar ibu kota, namun dapat ditangkap dan ditawan oleh pasukan Kau Hsing yang berkekuatan seribu orang.
Di akhir pertempuran, Jayakatwang menyadari kekalahannya dan melihat korban di pihaknya yang sudah terlalu banyak.Dia akhirnya mundur dan bertahan di dalam kota yang dikelilingi benteng.
Pada sore harinya ia memutuskan keluar dan menyerah, karena tidak melihat kemungkinan untuk mampu bertahan. Pertempuran lanjutan hanya akan membuat pasukannya tereliminasi total. Jayakatwang akhirnya menyerah dan ditawan oleh tentara Tartar.
(ams)
Lihat Juga :