Wakil Gubernur Kalteng Edy Pratowo Menebar Benur Udang Vaname di Kawasan Tambak Udang
Sabtu, 09 Maret 2024 - 20:32 WIB
loading...
A
A
A
“Diharapkan pembangunan shrimp estate ini, dapat memberikan dampak sosial ekonomi masyarakat bagi peningkatan pendapatan daerah, dan juga menjadi rol model dan pemicu tumbuh dan berkembangnya tambak di daerah kabupaten pesisir lainnya,” ucapnya.
Lebih jauh Edy menambahkan, pembangunan shrimp estate ini merupakan satu-satunya di Indonesia yang dibangun menggunakan APBD Provinsi, untuk itu demi kesuksesan kawasan shrimp estate dibutuhkan dukungan Pemerintah Pusat, Pemerintah Kabupaten, tambak perusahaan mitra, perbankan, perguruan tinggi dan pelaku usaha perikanan lokal.
Selanjutnya, keterlibatan dari stakeholder dan berbagai pihak dibutuhkan untuk memberikan dukungan inovasi, karena inovasi tidak akan memiliki nilai apabila semangat kebersamaan dalam mencapai tujuan tidak terbangun dengan baik.
“Untuk itu saya tegaskan kembali bahwa sinergisitas dan kolaborasi baik pemangku kepentingan dan semua elemen masyarakat menjadi penentu dalam kerberhasilan shrimp estate ini,” tutupnya.
Sementara itu, Kadis Kelautan dan dan Perikanan Prov. Kalteng Darliansjah melaporkan bahwa progres pembangunan kawasan tambak udang vaname/shrimp estate seluas 40,17 hektar ini merupakan program strategis Gubernur Kalteng.
"Ini salah satu terobosan inovatif pengembangan budidaya udang vaname yang modern dan ramah lingkungan, dengan sumber pembiayaan dari APBD Kalteng, kolaborasi Dislutkan Prov. Kalteng, Dinas PUPR Prov. Kalteng, dan Dinas ESDM Prov. Kalteng dengan total dana sebesar Rp111.400.000.000," tuturnya.
Lebih jauh Edy menambahkan, pembangunan shrimp estate ini merupakan satu-satunya di Indonesia yang dibangun menggunakan APBD Provinsi, untuk itu demi kesuksesan kawasan shrimp estate dibutuhkan dukungan Pemerintah Pusat, Pemerintah Kabupaten, tambak perusahaan mitra, perbankan, perguruan tinggi dan pelaku usaha perikanan lokal.
Selanjutnya, keterlibatan dari stakeholder dan berbagai pihak dibutuhkan untuk memberikan dukungan inovasi, karena inovasi tidak akan memiliki nilai apabila semangat kebersamaan dalam mencapai tujuan tidak terbangun dengan baik.
“Untuk itu saya tegaskan kembali bahwa sinergisitas dan kolaborasi baik pemangku kepentingan dan semua elemen masyarakat menjadi penentu dalam kerberhasilan shrimp estate ini,” tutupnya.
Sementara itu, Kadis Kelautan dan dan Perikanan Prov. Kalteng Darliansjah melaporkan bahwa progres pembangunan kawasan tambak udang vaname/shrimp estate seluas 40,17 hektar ini merupakan program strategis Gubernur Kalteng.
"Ini salah satu terobosan inovatif pengembangan budidaya udang vaname yang modern dan ramah lingkungan, dengan sumber pembiayaan dari APBD Kalteng, kolaborasi Dislutkan Prov. Kalteng, Dinas PUPR Prov. Kalteng, dan Dinas ESDM Prov. Kalteng dengan total dana sebesar Rp111.400.000.000," tuturnya.
Lihat Juga :