Kisah Sultan Agung Amalkan Sifat Welas Asih dari Penghulu Sakti Mataram

Rabu, 28 Februari 2024 - 08:00 WIB
loading...
Kisah Sultan Agung Amalkan...
Sultan Agung menerima pelajaran welas asih dari seorang penghulu sakti di Kerajaan Mataram. Foto/Istimewa
A A A
Pelajaran berharga konon pernah diterima Sultan Agung, penguasa Kerajaan Mataram dari penghulu. Pelajaran welas asih ini membuat sang sultan itu tak mampu melupakan seumur hidupnya.

Dari penghulu ini, sifat Sultan Agung yang pemarah dan tegas tak tampak, justru yang terjadi ia lebih lunak, pemaaf, dan sabar.Bahkan Sultan Agung sampai memuliakan dan memberikan harta kekayaan kepada Ahmad, nama sang penghulu.

Kisah Sultan Agung cukup akrab dengan penghulu ini digambarkan pada Babad Sultan Agung. Namun suatu saat kiai penghulu Ahmad ini tak mau datang lagi ke Sultan Agung.

Baca Juga: Kisah Cinta Terlarang Raden Pabelan Tiduri Putri Raja Pajang Sekar Kedaton

Soedjipto Abimanyu pada "Babad Tanah Jawi", menggambarkan bagaimana undangan dari sang penguasa Mataram ini tak pernah diindahkan oleh sang penghulu. Beberapa kali selamatan kerajaan yang diadakan langsung oleh Sultan Agung pun ia tak hadir.

Sang penghulu ini hanya mengirimkan wakilnya bernama Mas Khatib Anom dengan alasan sakit. Alhasil, Sultan Agung sampai dibuat marah dengan ulah sang penghulu ini. Padahal saat itu merupakan hari ulang tahunnya yang akan dirayakan secara besar-besaran

Menurut keterangan para khatib, sudah biasa Kiai Penghulu hanya mengirimkan wakilnya. Mendengar keterangan itu, Sultan Agung bertambah marah, lalu ia mengutus seorang bintara dan dua orang bupati untuk menjemput paksa Kiai Penghulu Ahmad.

Sultan Agung bahkan sampai empat kali Sultan Agung menyuruh Kiai Penghulu untuk mendoakan selamatan, namun Kiai Penghulu tetap menolak dan menawarkan Mas Khatib mewakilinya.

Baca Juga: Kisah Kesaktian Mpu Barada, Penasihat Raja Airlangga Kalahkan Pesihir Ilmu Hitam

Sultan Agung menjadi marah besar, kemudian bertanya tentang alasan Kiai Penghulu enggan mendoakan selamatan.

“Jika hamba mendoakan selamatan Kanjeng Sultan,"jawab Kiai Penghulu, "semua hidangan tidak akan dapat dimakan oleh para tamu, dan para abdi akan mendapat malu."

Dengan suara keras, Sultan Agung berkata lagi, "Saya ingin tahu buktinya!" Kiai Penghulu kemudian mengangkat sembah, mulai berdoa.

Baru dua kali terdengar ucapan amin, semua hidangan berubah bentuknya. Sesudah ucapan amin yang ketiga, semua hidangan kembali menjadi mentah.

Sultan Agung menjadi heran, karena sudah mengetahui sendiri bukti dan akibatnya, mengapa kiai penghulu selalu menolak mendoakan setiap selamatan.

Sultan Agung menjadi dan senang hatinya. Kiai Penghulu Ahmad kemudian dihadiahi berupa serban, dodot, dan cundrik.

Dari sanalah Babad Sultan Agung, sang penguasa Mataram ini memiliki sifat lain dibalik tegasnya. Sosoknya ternyata terdapat sifat lemah lembut, pemaaf, dan murah hati.

Hal ini pulalah yang membuat Sultan Agung, menjadi raja yang mengantarkan Kerajaan Mataram ke masa kejayaan.
(ams)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
196 Tahun Keris Kanjeng...
196 Tahun Keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman, Pusaka Pangeran Diponegoro Simbol Kepemimpinan Tanah Jawa
Kisah Jenderal Kopassus...
Kisah Jenderal Kopassus Soegito Pertaruhkan Nyawa saat Hadapi Pemberontak Fretilin
Kisah Pasukan Legiun...
Kisah Pasukan Legiun Mangkunegaran Mampu Menandingi Kekuatan Militer Eropa
Kisah Jenderal Sjafrie...
Kisah Jenderal Sjafrie Kawal Soeharto yang Tolak Pakai Rompi Anti Peluru saat Kunjungan ke Bosnia
Sepak Terjang Matah...
Sepak Terjang Matah Ati, Istri Pangeran Sambernyawa yang Jadi Panglima Pasukan Khusus Wanita Mangkunegaran
Pasukan Intelijen Mematikan...
Pasukan Intelijen Mematikan Dom Sumurup Ing Banyu, Telik Sandi Mataram yang Habisi Jenderal VOC JP Coen
Sifat Manusia yang Membuat...
Sifat Manusia yang Membuat Harta Jadi Tercela, Kaum Muslim Wajib Tahu!
Apakah Jin Bisa Tertarik...
Apakah Jin Bisa Tertarik dengan Manusia?
Mengapa Wajah Manusia,...
Mengapa Wajah Manusia, Neanderthal, dan Simpanse Sangat Berbeda?
Rekomendasi
Maskapai China Spring...
Maskapai China Spring Airlines Resmi Mengudara di Indonesia, Buka Rute Seminggu 3 Kali
Biaya Haji Tahun 2027...
Biaya Haji Tahun 2027 Turun? Begini Penjelasan Kemenhaj
Implementasi B50 Dimulai...
Implementasi B50 Dimulai 1 Juli 2026, Jubir ESDM: Bisa Hemat Devisa Rp157 Triliun
Berita Terkini
BMKG Catat 612 Gempa...
BMKG Catat 612 Gempa Susulan Guncang Sulteng usai Gempa Besar M6,7
Pegadaian Kanwil IX...
Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal Gratis di Dua Lokasi
Rencana Aksi Lagi di...
Rencana Aksi Lagi di Bundaran HI, Ketua BEM UI Ingin Dobrak Kemacetan Mobilitas Sosial
Viral Gunung Lawu Akan...
Viral Gunung Lawu Akan Erupsi Besar, Badan Geologi: Hoaks!
Besok Eksekusi Lahan...
Besok Eksekusi Lahan Hotel Sultan, Sejumlah Akses Menuju GBK Ditutup
Divonis 6 Tahun Penjara,...
Divonis 6 Tahun Penjara, Pengusaha Jambi Bengawan Kamto Tempuh Banding
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved