Terlibat Pungli Rutan KPK, Pegawai DPRD DKI Belum Dinonaktifkan
Sabtu, 24 Februari 2024 - 16:19 WIB
loading...
A
A
A
Ia menjelaskan sampai saat ini belum ada koordinasi atau dihubungi oleh Dewas KPK terkait keterlibatan Hengki dalam kasus pungli di Rutan KPK. "Kalau nanti saudara Hengki ternyata terbukti bersalah. Kami akan memproses ke Badan Kepegawaian Daerah dan Inspektorat Provinsi DKI Jakarta sesuai UU RI Nomor 20 Tahun 2023 tentang ASN. Nanti BKD yang akan menindaklanjuti untuk sanksi apa yang akan diberikan kepada saudara Hengki," pungkas Augustinus.
Untuk diketahui, Dewan Pengawas (Dewas) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebelumnya mengungkap sosok bernama Hengki, yang merupakan 'otak' dalam kegiatan pungli di Rutan KPK dalam persidangan etik pada 15 Februari 2024 lalu.
Baca juga: Lebih dari 10 Orang Ditetapkan Jadi Tersangka Kasus Pungli Rutan KPK
"Hengki ini dulu pernah menjadi pegawai KPK sebagai PNYD, pegawai negeri yang dipekerjakan yang berasal dari Kemenkumham," ujar Ketua Dewas KPK, Tumpak Hatorangan Panggabean saat konferensi pers di Gedung KPK, Kamis (15/2/2024).
Saat bertugas di Rutan KPK, Hengki diketahui berperan sebagai koordinator keamanan dan ketertiban. Hengki disebut-sebut bertugas menunjuk orang di rutan yang disebut sebagai 'lurah'. Lurah disebut bertugas mengumpulkan uang dari tahanan. Tahanan dalam rutan juga dikoordinasikan oleh seseorang yang dituakan atau dijuluki 'korting'. (Carlos Roy Fajarta)
Untuk diketahui, Dewan Pengawas (Dewas) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebelumnya mengungkap sosok bernama Hengki, yang merupakan 'otak' dalam kegiatan pungli di Rutan KPK dalam persidangan etik pada 15 Februari 2024 lalu.
Baca juga: Lebih dari 10 Orang Ditetapkan Jadi Tersangka Kasus Pungli Rutan KPK
"Hengki ini dulu pernah menjadi pegawai KPK sebagai PNYD, pegawai negeri yang dipekerjakan yang berasal dari Kemenkumham," ujar Ketua Dewas KPK, Tumpak Hatorangan Panggabean saat konferensi pers di Gedung KPK, Kamis (15/2/2024).
Saat bertugas di Rutan KPK, Hengki diketahui berperan sebagai koordinator keamanan dan ketertiban. Hengki disebut-sebut bertugas menunjuk orang di rutan yang disebut sebagai 'lurah'. Lurah disebut bertugas mengumpulkan uang dari tahanan. Tahanan dalam rutan juga dikoordinasikan oleh seseorang yang dituakan atau dijuluki 'korting'. (Carlos Roy Fajarta)
(abd)
Lihat Juga :