Beras Premium Langka dan Mahal, Begini Penjelasan BI Jakarta
Senin, 19 Februari 2024 - 20:43 WIB
loading...
A
A
A
Inilah yang menjadikan harga beras premium melonjak. Sebab, beras premium yang masuk ke retail merupakan sisa dari pasar tradisional.
“Jadi kalau dibandingkan harga di pasar tradisional mungkin berbeda,” ucapnya.
Meski demikian, Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) terus memastikan ketersediaan stok di pasar melalui BUMD Pangan DKI, Bulog, dan instansi terkait lainnya.
BI Jakarta masih mewaspadai ancaman inflasi yang terjadi imbas kelangkaan beras, salah satunya bekerja sama dengan 34 daerah di 10 provinsi untuk menyuplai bahan makanan. Sehingga, pengendalian inflasi tetap 2,5 persen terjaga.
Sekadar informasi, tahun 2023 BI telah mencatat Rp1 triliun dikucurkan pemerintah daerah untuk subsidi pangan. Langkah ini diberikan untuk memuluskan 283.035 ton program Stabilisasi Pasokan Harga Pangan. “Ini membuat inflasi kita masih terkendali dan di bawah rata-rata nasional,” kata Arlyana.
“Jadi kalau dibandingkan harga di pasar tradisional mungkin berbeda,” ucapnya.
Meski demikian, Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) terus memastikan ketersediaan stok di pasar melalui BUMD Pangan DKI, Bulog, dan instansi terkait lainnya.
BI Jakarta masih mewaspadai ancaman inflasi yang terjadi imbas kelangkaan beras, salah satunya bekerja sama dengan 34 daerah di 10 provinsi untuk menyuplai bahan makanan. Sehingga, pengendalian inflasi tetap 2,5 persen terjaga.
Sekadar informasi, tahun 2023 BI telah mencatat Rp1 triliun dikucurkan pemerintah daerah untuk subsidi pangan. Langkah ini diberikan untuk memuluskan 283.035 ton program Stabilisasi Pasokan Harga Pangan. “Ini membuat inflasi kita masih terkendali dan di bawah rata-rata nasional,” kata Arlyana.
(jon)
Lihat Juga :