Tingkatkan Layanan Darurat, Pemkab Batang Launching Call Center 112
Kamis, 13 Agustus 2020 - 14:10 WIB
loading...
A
A
A
Program ini, lanjutnya harus terus menerus disosialisasikan kepada masyarakat luas sehingga masyarakat akan paham apa manfaat dari hadirnya program call center 112.
“Jangan sampai program ini yang tau hanya kita dan digunakan oleh kita. Tak hanya itu ini juga merupakan upaya bukti Pemkab Batang menghadirkan pemerintahan yang cepat dan tanggap dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Wihaji.(Baca juga : T aman Kantin Ekobrik PKK di Batang Bisa Jadi Pusat Edukasi )
"Allhamdulilah selama masa uji coba call canter 112 dari bulan april hingga agustus mendapatkan respon dari masyarakat dengan adanya panggilan masuk lebih dari seribu,” imbuhnya.
Dia menjelaskan dari sekian ribu panggilan yang masuk kebanyakan adalah prank, juga gost artinya masyarakat cukup responsif dengan adanya call center 112 atau sekedar mencoba layanan ini, namun juga tidak sedikit sekian ratus yang benar-benar memanfaatkan ini untuk melaporkan kejadian yang sifatnya kedaruratan.
"Harapannya layanan ini benar-benar dimanfaatkan oleh masyarakat, kita juga berinisiatif untuk menambah layanan cepat yang lain seperti orang sakit keras, orang miskin tidak bisa makan, dan juga anak yang kesulitan mengerjakan pekerjaan rumah (PR),” jelasnya.
“Jangan sampai program ini yang tau hanya kita dan digunakan oleh kita. Tak hanya itu ini juga merupakan upaya bukti Pemkab Batang menghadirkan pemerintahan yang cepat dan tanggap dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Wihaji.(Baca juga : T aman Kantin Ekobrik PKK di Batang Bisa Jadi Pusat Edukasi )
"Allhamdulilah selama masa uji coba call canter 112 dari bulan april hingga agustus mendapatkan respon dari masyarakat dengan adanya panggilan masuk lebih dari seribu,” imbuhnya.
Dia menjelaskan dari sekian ribu panggilan yang masuk kebanyakan adalah prank, juga gost artinya masyarakat cukup responsif dengan adanya call center 112 atau sekedar mencoba layanan ini, namun juga tidak sedikit sekian ratus yang benar-benar memanfaatkan ini untuk melaporkan kejadian yang sifatnya kedaruratan.
"Harapannya layanan ini benar-benar dimanfaatkan oleh masyarakat, kita juga berinisiatif untuk menambah layanan cepat yang lain seperti orang sakit keras, orang miskin tidak bisa makan, dan juga anak yang kesulitan mengerjakan pekerjaan rumah (PR),” jelasnya.
Lihat Juga :