Para Pegiat Konservasi TWNC Diserang Sekelompok Pemuda di Malam Jelang Pencolosan
Rabu, 14 Februari 2024 - 23:14 WIB
loading...
A
A
A
Penyiksaan tersebut menyebabkan korban pertama berinisial J mendapat luka serius di bagian lengan tangan kiri karena terkena pisau dan luka goresan di dada kiri.
Korban kedua berinisial O mengalami luka yang serius di bagian mata akibat tersiram cairan asam berbau pesing, menggunakan botol pembersih lantai ke bagian mata kirinya.
Akibat penyiraman ini, penglihatan korban menjadi samar-samar dan kondisi tubuhnya menggigil. Korban ketiga berinisial M yang mendapat aksi pukulan bertubi-tubi. Mulai dari pelipis, mata hidung dan dada korban. Dia juga mengalami sesak dan susah napas.
Petugas TWNC yang berusaha melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwajib malah mendapat intimidasi. Petugas dan karyawan TWNC untuk tidak keluar rumah. Oknum aparat juga meminta para petugas TWNC dan korban supaya tidak menggunakan hak pilihnya.
Kejadian ini jelas merugikan petugas TWNC dan korban karena tidak bisa menggunakan hak pilihnya.
Padahal mereka sudah terkonfirmasi melalui DPT dapat mengikuti pemilu di wilayah Lampung. Informasi terkini, para korban sedang dievakuasi untuk mendapatkan penanganan intensif oleh tim medis mengingat luka-luka yang diderita sangat parah.
Korban kedua berinisial O mengalami luka yang serius di bagian mata akibat tersiram cairan asam berbau pesing, menggunakan botol pembersih lantai ke bagian mata kirinya.
Akibat penyiraman ini, penglihatan korban menjadi samar-samar dan kondisi tubuhnya menggigil. Korban ketiga berinisial M yang mendapat aksi pukulan bertubi-tubi. Mulai dari pelipis, mata hidung dan dada korban. Dia juga mengalami sesak dan susah napas.
Petugas TWNC yang berusaha melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwajib malah mendapat intimidasi. Petugas dan karyawan TWNC untuk tidak keluar rumah. Oknum aparat juga meminta para petugas TWNC dan korban supaya tidak menggunakan hak pilihnya.
Kejadian ini jelas merugikan petugas TWNC dan korban karena tidak bisa menggunakan hak pilihnya.
Padahal mereka sudah terkonfirmasi melalui DPT dapat mengikuti pemilu di wilayah Lampung. Informasi terkini, para korban sedang dievakuasi untuk mendapatkan penanganan intensif oleh tim medis mengingat luka-luka yang diderita sangat parah.
(poe)
Lihat Juga :