Film Dirty Vote, Dosen UGM: Sumbangsih Akademisi untuk Pendidikan Politik
Selasa, 13 Februari 2024 - 15:02 WIB
loading...
A
A
A
"Memang kuliah umumnya hari ini berbeda biasanya kita adakan secara luring di kampus, tapi memang karena untuk Pemilu juga kita menyadari teman-teman mahasiswa masih banyak yang di rumah belum di kampus. Sehingga kemarin kita terpikir motede apa nih untuk kuliah umum yang bisa kita lakukan untuk semester ini dan ternyata pas momennya gitu ya," tuturnya.
Selain itu, lanjut Mahaarum, hal ini juga akan terus dipelajari dalam Hukum Tata Negara hingga di beberapa kuliah lanjutan.
Baca juga: Baru Sehari Rilis, Film Dirty Vote Raih 7,2 Juta Penonton
"Karena selain tadi disampaikan Mas Uceng juga inilah yang akan kita pelajari di HTN dan secara spesifik di beberapa kuliah lanjutan HTN," ungkapnya.
Mahaarum menilai, film Dirty Vote ini yang disampaikan oleh tiga ahli hukum tata negara, yakni Zainal Arifin Mochtar, Bivitri Susanti, dan Feri Amsari menjadi salah satu sumbangsih untuk pendidikan politik di Indonesia.
Selain itu, lanjut Mahaarum, hal ini juga akan terus dipelajari dalam Hukum Tata Negara hingga di beberapa kuliah lanjutan.
Baca juga: Baru Sehari Rilis, Film Dirty Vote Raih 7,2 Juta Penonton
"Karena selain tadi disampaikan Mas Uceng juga inilah yang akan kita pelajari di HTN dan secara spesifik di beberapa kuliah lanjutan HTN," ungkapnya.
Mahaarum menilai, film Dirty Vote ini yang disampaikan oleh tiga ahli hukum tata negara, yakni Zainal Arifin Mochtar, Bivitri Susanti, dan Feri Amsari menjadi salah satu sumbangsih untuk pendidikan politik di Indonesia.
Lihat Juga :