Kaya Rayanya Kerajaan Mataram, Komandan Perang Digaji dengan Emas
Kamis, 08 Februari 2024 - 06:31 WIB
loading...
A
A
A
Kemudian menyusul 300 pegawai sipil, yang dipandang setingkat dengan siu-tsai di China, atau semacam pejabat yang lulus ujian jabatan tingkatan terendah, mereka itu mencatat dan mengelola pajak-pajak yang masuk.
Baca juga: Misteri Kutukan di Mataram Kuno yang Berujung Letusan Gunung Merapi
Disebutkan pada berita China itu, Kerajaan Mataram kuno konon mempunyai 1.000 pejabat rendahan yang mengurusi tembok, dan parit kota, perbendaharaan kerajaan, lumbung-lumbung padi, dan para prajurit.
Pemimpin angkatan perang memperoleh gaji 10 tail emas tiap setengah tahun, dan ada 30.000 anggota angkatan perang yang digaji setengah tahun sekali sesuai dengan pangkat masing-masing.
Di berita pertama itu ditafsirkan oleh para sejarawan dikutip dari 'Sejarah Nasional Indonesia II: Zaman Kuno', sebagai berita China di masa pemerintahan Rakai Watukara Dyah Balitung.
Sebab ta-tso-kan-hiung ditafsirkan sebagai Daksa, saudara raja yang gagah berani. Kenyataannya memang Daksa memegang jabatan rakryan mapatih i hino dalam pemerintahan Rakai Watukura, jadi sebagai calon pengganti raja.
Baca juga: Misteri Kutukan di Mataram Kuno yang Berujung Letusan Gunung Merapi
Disebutkan pada berita China itu, Kerajaan Mataram kuno konon mempunyai 1.000 pejabat rendahan yang mengurusi tembok, dan parit kota, perbendaharaan kerajaan, lumbung-lumbung padi, dan para prajurit.
Pemimpin angkatan perang memperoleh gaji 10 tail emas tiap setengah tahun, dan ada 30.000 anggota angkatan perang yang digaji setengah tahun sekali sesuai dengan pangkat masing-masing.
Di berita pertama itu ditafsirkan oleh para sejarawan dikutip dari 'Sejarah Nasional Indonesia II: Zaman Kuno', sebagai berita China di masa pemerintahan Rakai Watukara Dyah Balitung.
Sebab ta-tso-kan-hiung ditafsirkan sebagai Daksa, saudara raja yang gagah berani. Kenyataannya memang Daksa memegang jabatan rakryan mapatih i hino dalam pemerintahan Rakai Watukura, jadi sebagai calon pengganti raja.
Lihat Juga :