Kasus Ibu-Anak Meninggal Perpanjang Catatan Buruk RSUD Bulukumba
Rabu, 12 Agustus 2020 - 21:16 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Cegah COVID-19, 36 Petugas Kesehatan RSUD Bulukumba Dikarantina
Sementara soal pasien yang operasinya batal di tengah jalan, pihak rumah sakit menjelaskan, keputusan itu diambil lantaran kondisi pasien tidak memungkinkan. Pengangkatan kelenjar di leher tidak dapat dilakukan sebab melengket di area pembuluh darah besar dan saluran pernapasan.
Sehingga berisiko untuk terjadi perdarahan apabila tindakan operasi di bagian leher pasien dari Desa Bukit Harapan, Kecamatan Gantarang itu terus dilanjutkan.
Akhirnya saat itu, pihak rumah sakit melakukan penanganan kepada pasien tersebut dengan merujuk pasien ke Rumah Sakit Wahidin Makassar.
Sementara soal ibu-anak yang meninggal dalam proses persalinan pekan lalu kata Direktur RSUD Bulukumba, dr Abdur Rajab telah dilakukan pemeriksaan.
"Agak sulit memang kalau kondisinya begitu, karena ibunya kan sudah bermasalah. Sudah kami tindaki, dan itu merupakan kejadian luar biasa," papar dr Rajab.
Sementara soal pasien yang operasinya batal di tengah jalan, pihak rumah sakit menjelaskan, keputusan itu diambil lantaran kondisi pasien tidak memungkinkan. Pengangkatan kelenjar di leher tidak dapat dilakukan sebab melengket di area pembuluh darah besar dan saluran pernapasan.
Sehingga berisiko untuk terjadi perdarahan apabila tindakan operasi di bagian leher pasien dari Desa Bukit Harapan, Kecamatan Gantarang itu terus dilanjutkan.
Akhirnya saat itu, pihak rumah sakit melakukan penanganan kepada pasien tersebut dengan merujuk pasien ke Rumah Sakit Wahidin Makassar.
Sementara soal ibu-anak yang meninggal dalam proses persalinan pekan lalu kata Direktur RSUD Bulukumba, dr Abdur Rajab telah dilakukan pemeriksaan.
"Agak sulit memang kalau kondisinya begitu, karena ibunya kan sudah bermasalah. Sudah kami tindaki, dan itu merupakan kejadian luar biasa," papar dr Rajab.
(luq)
Lihat Juga :