Kasus Ibu-Anak Meninggal Perpanjang Catatan Buruk RSUD Bulukumba

Rabu, 12 Agustus 2020 - 21:16 WIB
loading...
Kasus Ibu-Anak Meninggal...
RSUD Sulthan Daeng Radja Bulukumba. Foto: Ilustrasi/Istimewa
A A A
BULUKUMBA - Komite Pemantau Legislatif (Kopel) Kabupaten Bulukumba menyebut, catatan buruk RSUD Sulthan Daeng Radja kini bertambah panjang. Itu setelah kasus kematian seorang ibu bersama anaknya saat proses persalinan Jumat pekan lalu.

Baca juga: Ibu Bersalin dan Anaknya Meninggal, RSUD Daeng Radja Disoroti

Menurut Direktur Kopel Bulukumba , Muhammad Jafar, kematian ibu-anak yang oleh keluarganya disebut karena lambannya pelayanan rumah sakit, dinilai menjadi simbol lemahnya pengawasan dan pembinaan di rumah sakit Bulukumba.

Jafar bilang, maut memang merupakan takdir yang tidak bisa dihindarkan. "Akan tetapi, yang sangat di sayangkan jika kematian itu akibat keterlambatan penanganan oleh dokter ataupun tenaga kesehatan yang ada di rumah sakit," katanya, Rabu (12/8/2020).

Dalam ingatan Jafar, kejadian seperti keterlambatan penanganan atau kelalaian sudah beberapa kali terjadi di RSUD Bulukumba. Dia mengambil contoh, kejadian tahun lalu, tepatnya bulan Juni, di mana bayi baru lahir yang ditangani oleh RSDU Bulukumba, meninggal dunia karena diduga kesalahan diagnosa golongan darah.

Kejadian lain kata Jafar terjadi pada November 2019. Saat itu seorang bayi yang baru lahir mengalami patah tulang (fraktur) setelah dilakukan operasi sesar.

Kasus lain terjadi pada awal tahun 2020, tepatnya bulan Februari. Saat itu salah seorang dokter RSUD Bulukumba bernama Junaid, membatalkan proses operasi terhadap pasien di tengah jalan. Padahal, leher sang pasien bernama Dume saat itu, sudah dalam kondisi dibedah.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Andi Utta Harap RSUD...
Andi Utta Harap RSUD Sultan Daeng Radja Bisa Tingkatkan Pelayanan
Polisi Dalami Dugaan...
Polisi Dalami Dugaan Penyalagunaan Anggaran Makan Minum RSUD Bulukumba
Tenaga Non ASN RSUD...
Tenaga Non ASN RSUD Sulthan Daeng Radja Bulukumba Bakal Dievaluasi
Rekomendasi
Dikhianati Suami, Shiena...
Dikhianati Suami, Shiena Bangkit Bongkar Perselingkuhan di Microdrama V+Short Replaceable
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan...
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan Haji 2026, Beri Catatan Ini untuk Tahun Depan
Dharma Pongrekun Gugat...
Dharma Pongrekun Gugat UU Kesehatan, Berharap Hakim MK 'Diketuk Hatinya oleh Tuhan'
Berita Terkini
BMKG Catat 612 Gempa...
BMKG Catat 612 Gempa Susulan Guncang Sulteng usai Gempa Besar M6,7
Pegadaian Kanwil IX...
Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal Gratis di Dua Lokasi
Rencana Aksi Lagi di...
Rencana Aksi Lagi di Bundaran HI, Ketua BEM UI Ingin Dobrak Kemacetan Mobilitas Sosial
Viral Gunung Lawu Akan...
Viral Gunung Lawu Akan Erupsi Besar, Badan Geologi: Hoaks!
Besok Eksekusi Lahan...
Besok Eksekusi Lahan Hotel Sultan, Sejumlah Akses Menuju GBK Ditutup
Divonis 6 Tahun Penjara,...
Divonis 6 Tahun Penjara, Pengusaha Jambi Bengawan Kamto Tempuh Banding
Infografis
3 Senjata Canggih Iran...
3 Senjata Canggih Iran yang Ciptakan Mimpi Buruk bagi AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved