Bikin Petisi, Kiai dan Akademisi di Kuningan Sampaikan Surat Keprihatinan ke Presiden
Rabu, 07 Februari 2024 - 09:56 WIB
loading...
A
A
A
Suara ini merupakan upaya mendapatkan perhatian dari pihak berkepentingan agar Pemilu 2024 mendapatkan kepercayaan rakyat, menghindari golongan putih (golput), dan menjaga legitimasi proses demokrasi. "Itu juga yang saya khawatirkan, kalau misalnya kepercayaan pada pemilu ini semakin berkurang mungkin saja angka golput dan itu akan semakin menurunkan legitimasi itu," ujarnya.
Surat ini mencerminkan semangat kebersamaan dan tanggung jawab dalam menjaga fondasi demokrasi. Dengan harapan bahwa pesan ini akan didengar dan diperhatikan hingga menunjukkan komitmen untuk membangun negara yang demokratis, adil, dan berkemartabatan. Baca juga: Tegas! Polda Jambi Bakal Pecat Polisi Tak Patuh Jaga TPS Pemilu 2024
Sejumlah tokoh yang hadir antara lain, Ketua MUI Kuningan KH Dodo Syarif Hidayatulloh MA, Ketua Forum Kiai dan Dai Kuningan KH Oding, dan Ketua Rabithah Ma'ahid Islamiyah Nahdlatul Ulama (RMI-NU) Kuningan KH Ma’shum Abdullah. Kemudian Rektor Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Muhammadiyah Kuningan Dr Nanan, dosen Universitas Kuningan (UNIKU) Dr Iskandar, dan dosen UNIKU Dr Fahrus.
Selanjutnya Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kuningan Dr Ugin, dan Wakil Rektor I Universitas Islam Al-Ihya (UNISA) Kuningan Dr Aep Saepudin. Kemudian para kiai pengasuh pesantren dan para dosen lintas perguruan tinggi Kuningan.
Surat ini mencerminkan semangat kebersamaan dan tanggung jawab dalam menjaga fondasi demokrasi. Dengan harapan bahwa pesan ini akan didengar dan diperhatikan hingga menunjukkan komitmen untuk membangun negara yang demokratis, adil, dan berkemartabatan. Baca juga: Tegas! Polda Jambi Bakal Pecat Polisi Tak Patuh Jaga TPS Pemilu 2024
Sejumlah tokoh yang hadir antara lain, Ketua MUI Kuningan KH Dodo Syarif Hidayatulloh MA, Ketua Forum Kiai dan Dai Kuningan KH Oding, dan Ketua Rabithah Ma'ahid Islamiyah Nahdlatul Ulama (RMI-NU) Kuningan KH Ma’shum Abdullah. Kemudian Rektor Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Muhammadiyah Kuningan Dr Nanan, dosen Universitas Kuningan (UNIKU) Dr Iskandar, dan dosen UNIKU Dr Fahrus.
Selanjutnya Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kuningan Dr Ugin, dan Wakil Rektor I Universitas Islam Al-Ihya (UNISA) Kuningan Dr Aep Saepudin. Kemudian para kiai pengasuh pesantren dan para dosen lintas perguruan tinggi Kuningan.
(poe)
Lihat Juga :