Rektor Unika Soegijapranata Diintimidasi, Yenny Wahid: Jangan Dihadapkan Rakyat dengan Aparat!
Selasa, 06 Februari 2024 - 22:49 WIB
loading...
A
A
A
Sebelumnya diberitakan, Rektor Universitas Katolik (Unika) Soegijapranata Semarang Ferdinandus Hindiarto bercerita lima hari terakhir ini terus diminta seseorang yang mengaku dari Polrestabes Semarang, untuk membuat testimoni video kinerja positif kinerja Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Baca juga; Ini Isi Permintaan ke Rektor Unika Soegijapranata Agar Bikin Testimoni Kinerja Positif Presiden Jokowi
“Dari Jumat (2/2/2024) sampai siang tadi jam 11 masih meminta saya. Dari video sampai tawaran terakhir membuat pernyataan. Menyatakan (yang meminta) dari Polrestabes Semarang yang nantinya akan dilaporkan ke Kapolda (Kapolda Jateng),” kata Ferdi, sapaan akrabnya, di Gedung Mikael Kampus SCU, Bendan, Kecamatan Gajahmungkur, Kota Semarang, Selasa (6/2/2024) siang.
Dia awalnya berkomunikasi dengan seseorang yang mengaku sebagai anggota Polrestabes Semarang melalui WhatsApp, baik dengan pesan singkat atau telepon. Bahkan dia dikirimi contoh video testimoni dari beberapa perguruan tinggi lainnya yang menarasikan kepemimpinan positif dari Presiden Joko Widodo.
Tetapi Ferdi tidak merespons pesan itu, karena dirinya akan menghadiri pertemuan dengan Asosiasi Perguruan Tinggi Katolik (APTIK) Indonesia di Surabaya, untuk pernyataan sikap mengkritisi Presiden Jokowi.
Baca juga; Ini Isi Permintaan ke Rektor Unika Soegijapranata Agar Bikin Testimoni Kinerja Positif Presiden Jokowi
“Dari Jumat (2/2/2024) sampai siang tadi jam 11 masih meminta saya. Dari video sampai tawaran terakhir membuat pernyataan. Menyatakan (yang meminta) dari Polrestabes Semarang yang nantinya akan dilaporkan ke Kapolda (Kapolda Jateng),” kata Ferdi, sapaan akrabnya, di Gedung Mikael Kampus SCU, Bendan, Kecamatan Gajahmungkur, Kota Semarang, Selasa (6/2/2024) siang.
Dia awalnya berkomunikasi dengan seseorang yang mengaku sebagai anggota Polrestabes Semarang melalui WhatsApp, baik dengan pesan singkat atau telepon. Bahkan dia dikirimi contoh video testimoni dari beberapa perguruan tinggi lainnya yang menarasikan kepemimpinan positif dari Presiden Joko Widodo.
Tetapi Ferdi tidak merespons pesan itu, karena dirinya akan menghadiri pertemuan dengan Asosiasi Perguruan Tinggi Katolik (APTIK) Indonesia di Surabaya, untuk pernyataan sikap mengkritisi Presiden Jokowi.
(wib)
Lihat Juga :