Wisuda Ratusan Santri TPA, Wabup : Guru TPA Akan Diberangkatkan Umrah
Rabu, 12 Agustus 2020 - 13:49 WIB
loading...
Dewan Pimpinan Kecamatan BKPRMI Kajang menggelar wisuda santri Taman Pendidikan Alquran (TPA) se- Kecamatan Kajang yang dipusatkan di Masjid Al-Kautsar Kelurahan Tanajaya. Foto : SINDOnews/Eky Hendrawan
A
A
A
BULUKUMBA - Dewan Pimpinan Kecamatan BKPRMI Kajang menggelar wisuda santri Taman Pendidikan Alquran (TPA) se- Kecamatan Kajang yang dipusatkan di Masjid Al-Kautsar Kelurahan Tanajaya. Baca : Warga Bone Tua Ikut Bantu Pemerintah Bangun Tanggul Geotextile
Sebanyak 280 santri dan santriwati menjadi peserta wisuda penamatan Alquran untuk tahun ajaran 2019/2020. Ketua DPK BKPRMI Kajang H. Arifuddin menyebut peserta wisuda berasal dari 90 unit TPA yang tersebar di Kecamatan Kajang. “Dari 90 unit TPA tersebut dibina oleh pembina kurang lebih 388 orang, atau 3 sampai 4 orang pembina setiap TPA,” ungkap Arifuddin.
Dikatakannya, pelaksanaan wisuda secara massal di Kecamatan Kajang, untuk pertama kalinya dimulai sejak tahun 2002 pada masa kepemimpinan Bupati Andi Patabai Pabokori. Saat itu hampir 600 santri dan santriwati yang diwisuda. Pada masa itu ia juga menyebut jika pihaknya memperjuangkan agar guru TKA/TPA menjadi honorer Pemda dan 3 tahun kemudian sebanyak 160 guru honerer TPA diangkat menjadi PNS.
Wakil Bupati Tomy Satria Yulianto mengapresiasi kegiatan wisuda TKA/TPA yang dilaksanakan setiap tahunnya. Menurutnya kegiatan seperti ini sangat baik untuk memastikan bahwa generasi muda Bulukumba, khususnya generasi muda di Kecamatan Kajang unggul sumber daya manusianya, bukan hanya kecerdasan intelektualnya saja, akan tetapi juga terpenuhi kecerdasan spritualnya melalui kemampuan baca tulis Aquran. Baca Juga : Pemkab Bulukumba Tak Akan Buru-buru Tetapkan Pejabat Sekwan Definitif
Untuk itu Pemerintah Daerah kata Tomy senantiasa memastikan kerja-kerja dari rekan-rekan BKPRMI terus kita galang dan perkuat di masa-masa mendatang. Begitu pula kepastian insentif yang diterima para pembina TPA akan menjadi perhatian pemerintah daerah. Meski demikian, Tomy berharap orang tua santri tetap memberikan bantuan atau sumbangan ke TPA sesuai kemampuan masing-masing.
Sebanyak 280 santri dan santriwati menjadi peserta wisuda penamatan Alquran untuk tahun ajaran 2019/2020. Ketua DPK BKPRMI Kajang H. Arifuddin menyebut peserta wisuda berasal dari 90 unit TPA yang tersebar di Kecamatan Kajang. “Dari 90 unit TPA tersebut dibina oleh pembina kurang lebih 388 orang, atau 3 sampai 4 orang pembina setiap TPA,” ungkap Arifuddin.
Dikatakannya, pelaksanaan wisuda secara massal di Kecamatan Kajang, untuk pertama kalinya dimulai sejak tahun 2002 pada masa kepemimpinan Bupati Andi Patabai Pabokori. Saat itu hampir 600 santri dan santriwati yang diwisuda. Pada masa itu ia juga menyebut jika pihaknya memperjuangkan agar guru TKA/TPA menjadi honorer Pemda dan 3 tahun kemudian sebanyak 160 guru honerer TPA diangkat menjadi PNS.
Wakil Bupati Tomy Satria Yulianto mengapresiasi kegiatan wisuda TKA/TPA yang dilaksanakan setiap tahunnya. Menurutnya kegiatan seperti ini sangat baik untuk memastikan bahwa generasi muda Bulukumba, khususnya generasi muda di Kecamatan Kajang unggul sumber daya manusianya, bukan hanya kecerdasan intelektualnya saja, akan tetapi juga terpenuhi kecerdasan spritualnya melalui kemampuan baca tulis Aquran. Baca Juga : Pemkab Bulukumba Tak Akan Buru-buru Tetapkan Pejabat Sekwan Definitif
Untuk itu Pemerintah Daerah kata Tomy senantiasa memastikan kerja-kerja dari rekan-rekan BKPRMI terus kita galang dan perkuat di masa-masa mendatang. Begitu pula kepastian insentif yang diterima para pembina TPA akan menjadi perhatian pemerintah daerah. Meski demikian, Tomy berharap orang tua santri tetap memberikan bantuan atau sumbangan ke TPA sesuai kemampuan masing-masing.
Lihat Juga :