Bekas Galian C Jadi Spot Instagramabel dan Wisata Dadakan
Rabu, 12 Agustus 2020 - 13:45 WIB
loading...
A
A
A
Namun, berkat tangan kreatif warga desa, tempat ini diubah menjadi destinasi wisata alam.
Obyek wisata milik Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Pagertoyo ini mulai dikenal setelah viral di sejumlah media sosial. Kesejukan udara dan padang ilalang menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung.
Untuk memasuki tempat wisata ini, pengunjung dikenakan biaya masuk sebesar Rp5.000. “Kami di sini, bisa menikmati pemandangan alam dari atas bukit dan bisa berswafoto di Padang Ilanglang,” kata seorang pengunjung Riski.
Ramainya pengunjung dimanfaatkan warga sekitar untuk berjualan ke depan, pihak pengelola akan terus mengembangkan tempat wisata ini dan menambah fasilitas baru.
Pengelola Wisata Bukit Djaro Kedhaton, Utomo, mengatakan, awalnya pengunjung yang datang ke tempat ini warga sekitar. Namun, setelah viral di media sosial, lokasi ini banyak dikunjungi orang dari luar daerah Kabupaten Kendal.
Obyek wisata milik Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Pagertoyo ini mulai dikenal setelah viral di sejumlah media sosial. Kesejukan udara dan padang ilalang menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung.
Untuk memasuki tempat wisata ini, pengunjung dikenakan biaya masuk sebesar Rp5.000. “Kami di sini, bisa menikmati pemandangan alam dari atas bukit dan bisa berswafoto di Padang Ilanglang,” kata seorang pengunjung Riski.
Ramainya pengunjung dimanfaatkan warga sekitar untuk berjualan ke depan, pihak pengelola akan terus mengembangkan tempat wisata ini dan menambah fasilitas baru.
Pengelola Wisata Bukit Djaro Kedhaton, Utomo, mengatakan, awalnya pengunjung yang datang ke tempat ini warga sekitar. Namun, setelah viral di media sosial, lokasi ini banyak dikunjungi orang dari luar daerah Kabupaten Kendal.
(nth)
Lihat Juga :