Momen Atikoh Teringat Sering Diberi Cokelat oleh Ganjar dan Alam usai Cicipi Cokelat Blitar
Sabtu, 27 Januari 2024 - 14:13 WIB
loading...
A
A
A
Diberitakan sebelumnya, Atikoh juga merasa kagum terhadap perkembangan Kampung Coklat. Sebab yang tadinya hanya kampung biasa kemudian dapat disulap menjadi kampung wisata berbasis edukasi.
”(Kampung Coklat) ini adalah menjadi percontohan kalau Indonesia itu mau maju kita harus berdaulat di bidang pangan dan ini bisa menyerap tenaga kerja banyak sekali,” ujar Atikoh.
Ibunda Muhammad Zinedine Alam Ganjar itu menilai, keberadaan Kampung Coklat membuat perekonomian warga sekitar meningkat, mengingat banyaknya kunjungan wisatawan dari berbagai daerah hingga mancanegara ke lokasi tersebut.
”Tadi dijelaskan dengan luasan 7 hektar, saya merasa bahwa kampung coklat ini adalah sosiopreneurship, tidak hanya perusahaan yang dari hulu ke hilir. Mulai dari pembibitan coklatnya kemudian budidaya coklat sampai jadi produk bisa menyerap tenaga kerja,” jelasnya.
”(Kampung Coklat) ini adalah menjadi percontohan kalau Indonesia itu mau maju kita harus berdaulat di bidang pangan dan ini bisa menyerap tenaga kerja banyak sekali,” ujar Atikoh.
Ibunda Muhammad Zinedine Alam Ganjar itu menilai, keberadaan Kampung Coklat membuat perekonomian warga sekitar meningkat, mengingat banyaknya kunjungan wisatawan dari berbagai daerah hingga mancanegara ke lokasi tersebut.
”Tadi dijelaskan dengan luasan 7 hektar, saya merasa bahwa kampung coklat ini adalah sosiopreneurship, tidak hanya perusahaan yang dari hulu ke hilir. Mulai dari pembibitan coklatnya kemudian budidaya coklat sampai jadi produk bisa menyerap tenaga kerja,” jelasnya.
(ams)
Lihat Juga :