Singgah di Tanah Karo, Alam Dititipi Aspirasi Warga untuk Ganjar-Mahfud
Jum'at, 26 Januari 2024 - 13:32 WIB
loading...
A
A
A
“Saya diceritakan bagaimana Rumah Dokan itu dibangun konsep dan filosofinya seperti apa. Menariknya, rumah adat ini disusun untuk delapan keluarga yang di dalamnya ada pemerintahan kecilnya, tradisi ini dipertahankan hingga saat ini," ungkap Alam.
Selain itu, Alam juga mendengarkan sejumlah aspirasi langsung dari warga setempat yang memiliki keinginan besar untuk melanjutkan jenjang pendidikan hingga sarjana. Untuk itu, menurut Alam, program Ganjar-Mahfud satu keluarga satu sarjana dirasa tepat untuk warga Karo.
Baca juga; DPD Partai Perindo Karo Daftarkan 32 Bacaleg ke KPUD
"Anak-anak di sini memiliki keinginan untuk meningkatkan derajat hidupnya sehingga mereka punya keinginan keras untuk mengejar cita-cita, salah satunya dengan menjadi sarjana," jelas Alam.
Selanjutnya, Alam pun menjelaskan bagaimana digitalisasi bisa jadi pemantik agar dapat mempertahankan kultur yang ada. "Tentu ini jadi modal awal bagaimana teman-teman bisa berkembang dan memperkenalkan budayanya lebih luas lagi. agar bisa terjaga dengan baik dan terarsip secara digital," jawab Alam.
![Singgah di Tanah Karo, Alam Dititipi Aspirasi Warga untuk Ganjar-Mahfud]()
Alam mengaku terkesan dengan perjalanan pengalamannya ke Tanah Karo. Harapannya eksistensi budaya yang sudah berjalan bisa dilestarikan dan dikembangkan hingga terekspose secara luas.
Selain itu, Alam juga mendengarkan sejumlah aspirasi langsung dari warga setempat yang memiliki keinginan besar untuk melanjutkan jenjang pendidikan hingga sarjana. Untuk itu, menurut Alam, program Ganjar-Mahfud satu keluarga satu sarjana dirasa tepat untuk warga Karo.
Baca juga; DPD Partai Perindo Karo Daftarkan 32 Bacaleg ke KPUD
"Anak-anak di sini memiliki keinginan untuk meningkatkan derajat hidupnya sehingga mereka punya keinginan keras untuk mengejar cita-cita, salah satunya dengan menjadi sarjana," jelas Alam.
Selanjutnya, Alam pun menjelaskan bagaimana digitalisasi bisa jadi pemantik agar dapat mempertahankan kultur yang ada. "Tentu ini jadi modal awal bagaimana teman-teman bisa berkembang dan memperkenalkan budayanya lebih luas lagi. agar bisa terjaga dengan baik dan terarsip secara digital," jawab Alam.

Alam mengaku terkesan dengan perjalanan pengalamannya ke Tanah Karo. Harapannya eksistensi budaya yang sudah berjalan bisa dilestarikan dan dikembangkan hingga terekspose secara luas.
Lihat Juga :