alexametrics

Ridwan Kamil Blusukan ke Pasar Antri, Warga Cimahi Curhat Minta Dicarikan Pekerjaan

loading...
Ridwan Kamil Blusukan ke Pasar Antri, Warga Cimahi Curhat Minta Dicarikan Pekerjaan
Calon Gubernur Jawa Barat nomor urut 1, Ridwan Kamil berkampanye di kawasan Pasar Antri, dan kawasan pertokoan di Jalan Gandawijaya, Cimahi, Sabtu (19/5/2018). Foto/Istimewa
A+ A-
CIMAHI - Calon Gubernur Jawa Barat nomor urut 1, Ridwan Kamil berkampanye di kawasan Pasar Antri, dan kawasan pertokoan di Jalan Gandawijaya, Cimahi, Sabtu (19/5/2018).

Saat blusukan dan menyapa para pengunjung pasar dan pengunjung toko, beberapa orang warga menggunakan kesempatan tersebut untuk curhat kepada sosok peraih penghargaan Wali kota terbaik dari kemendagri tahun 2017 ini.

"Saat blusukan di pasar dan berjalan di pertokoan ada bisikan dari beberapa orang warga yang lewat ternyata minta dicarikan pekerjaan," ungkap Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil.

Menurut Kang Emil, dari pengalamannya dicurhati warga terkait masalah sulitnya mencari pekerjaan, dia mengakui urusan terkait ketersediaan lapangan kerja ini memang telah menjadi masalah khas di perkotaan. "Tadi 2-3 warga menyampaikan harapan agar gubernur yang baru bisa membuka lapangan pekerjaan lebih banyak," ujarnya.



Oleh karena itu, sebagai salah satu solusi, pasangan Rindu akan membuka seluas-luasnya kesempatan kerja. Selain itu, ditegaskan Ridwan, Pasangan Rindu juga akan berkolaborasi dengan swasta untuk mendorong bisnis dan industri yang mampu membuka kesempatan kerja untuk warga jabar

Terkait upaya pembukaan lapangan kerja baru, Rindu ditegaskan Kang Emil akan menarik investasi baru di Jawa Barat. "Investasi ini penting, karena kehadiran industri yang didorong oleh adanya investasi akan turut membuka peluang dan lowongan kerja baru serta menyerap tenaga kerja," jelasnya.

Pasangan Rindu juga akan membuat pusat data untuk para pekerja milenial. "Sehingga mereka yang berusia produktif bisa mencari pekerjaan yang sesuai dengan latar belakang pendidikan dan keahlian mereka, khususnya profesi-profesi baru berbasis digital yang diperlukan ekonomi saat ini" jelasnya.

Pasangan Rindu juga akan selalu mendorong kolaborasi untuk meningkatkan kualitas tenaga kerja Jawa Barat dengan fokus pada pengembangan SDM, di antaranya dengan memperbanyak kegiatan pelatihan tenaga kerja dan sertifikasi agar seragam.

"SMK juga akan kita dorong untuk memperbanyak praktek dibanding teori, sehingga lulusannya mudah diserap oleh perusahaan yang memerlukan tenaga kerja siap pakai." pungkasnya.
(wib)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak