Menjelang Pilkada Serentak, Gubernur Jabar Minta KPU Lebih Inovatif
Sabtu, 30 Mei 2020 - 12:20 WIB
loading...
Foto/ilustrasi.SINDOnews
A
A
A
BANDUNG - Menjelang agenda Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2020, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Barat dituntut responsif dam inovatif dalam menyikapi pandemi virus Corona (COVID-19).
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan, situasi pandemi saat ini memang mengharuskan setiap lembaga untuk mampu berinovasi, tak terkecuali KPU dalam penyelenggaraan Pilkada Serentak 2020. Kang Emil, begitu dia akrab dipanggil, KPU Jabar bisa berprestasi layaknya Polda Jabar.
"Minggu lalu, Gugus Tugas Jabar diberi apresiasi sebagai Gugus Tugas paling tanggap merespons dinamika COVID-19 yang kompleks. Polda Jabar dievaluasi Kapolri masuk kategori Polda terbaik merespons COVID-19. KPU Jabar juga kami harapkan jadi terbaik di masa pandemi, harus paling responsif, paling ilmiah," paparnya, Sabtu (30/5/2020).
(Baca: Resmi, Pilkada Kota Depok Dilaksanakan 9 Desember 2020)
Dia menyarankan KPU Jabar memanfaatkan teknologi dalam melaksanakan rangkaian agenda pesta demokrasi di Jabar tersebut, terutama saat pandemi COVID-19 dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat.
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan, situasi pandemi saat ini memang mengharuskan setiap lembaga untuk mampu berinovasi, tak terkecuali KPU dalam penyelenggaraan Pilkada Serentak 2020. Kang Emil, begitu dia akrab dipanggil, KPU Jabar bisa berprestasi layaknya Polda Jabar.
"Minggu lalu, Gugus Tugas Jabar diberi apresiasi sebagai Gugus Tugas paling tanggap merespons dinamika COVID-19 yang kompleks. Polda Jabar dievaluasi Kapolri masuk kategori Polda terbaik merespons COVID-19. KPU Jabar juga kami harapkan jadi terbaik di masa pandemi, harus paling responsif, paling ilmiah," paparnya, Sabtu (30/5/2020).
(Baca: Resmi, Pilkada Kota Depok Dilaksanakan 9 Desember 2020)
Dia menyarankan KPU Jabar memanfaatkan teknologi dalam melaksanakan rangkaian agenda pesta demokrasi di Jabar tersebut, terutama saat pandemi COVID-19 dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat.
Lihat Juga :