Lomba Dayung Perahu Naga dan Jukung Tradisional Ramaikan Hari Jadi ke-64 Kabupaten Batola
Rabu, 24 Januari 2024 - 17:58 WIB
loading...
A
A
A
“Kegiatan ini diselenggarakan selain untuk memeriahkan hari jadi Kabupaten Barito Kuala yang ke-64, sekaligus sebagai ajang silaturahmi dan mencari bibit-bibit muda berbakat di bidang olahraga dayung,” ucapnya
Di hadapan Pj Bupati Batola Mujiyat, Kepala Balai Wilayah Sungai Kalimantan III, Furkopimda Kabupaten Batola, Kadisporbudpar Batola Sabirin, pimpinan SKPD, camat, dan seluruh lapisan masyarakat, Akhmad Wahyuni menyatakan bahwa lomba ini baru pertama kali diselenggarakan.
Pria yang akrab disapa Pak Wawah ini menuturkan, kegiatan ini masih terdapat banyak kekurangan fasilitas, mengingat pembangunan sarananya masih belum selesai. Tidak hanya itu, situasi pelaksanaan yang berlangsung di musim hujan menyebabkan jalan-jalan di sekitar kawasan terjadi becek.
Dalam kesempatan ini, Wawah berharap kepada Kepala Balai Wilayah Sungai Kalimantan III agar bisa mendukung ketersediaan sejumlah fasilitas yang masih dibutuhkan untuk kegiatan lomba, seperti titik pantau, ruang dok start, ruang istirahat atau sesuai DED yang diusulkan.
Sedangkan pemerintah daerah diharapkan bisa membantu perbaikan jalan agar ketika hujan tidak lagi mengalami kebecekan.
Pj Bupati Barito Kuala Mujiyat mengaku sangat menyambut baik digelarnya Lomba Perahu Naga dan Perahu Tradisional ini. Dia menilai, event ini bisa dijadikan sebagai kalender yang bertaraf nasional. Bahkan bisa menjadi destinasi wisata dan memungkinkan disempurnakan ke taraf internasional, mengingat letaknya yang strategis dan dekat dengan ibu kota kabupaten.
Di hadapan Pj Bupati Batola Mujiyat, Kepala Balai Wilayah Sungai Kalimantan III, Furkopimda Kabupaten Batola, Kadisporbudpar Batola Sabirin, pimpinan SKPD, camat, dan seluruh lapisan masyarakat, Akhmad Wahyuni menyatakan bahwa lomba ini baru pertama kali diselenggarakan.
Pria yang akrab disapa Pak Wawah ini menuturkan, kegiatan ini masih terdapat banyak kekurangan fasilitas, mengingat pembangunan sarananya masih belum selesai. Tidak hanya itu, situasi pelaksanaan yang berlangsung di musim hujan menyebabkan jalan-jalan di sekitar kawasan terjadi becek.
Dalam kesempatan ini, Wawah berharap kepada Kepala Balai Wilayah Sungai Kalimantan III agar bisa mendukung ketersediaan sejumlah fasilitas yang masih dibutuhkan untuk kegiatan lomba, seperti titik pantau, ruang dok start, ruang istirahat atau sesuai DED yang diusulkan.
Sedangkan pemerintah daerah diharapkan bisa membantu perbaikan jalan agar ketika hujan tidak lagi mengalami kebecekan.
Pj Bupati Barito Kuala Mujiyat mengaku sangat menyambut baik digelarnya Lomba Perahu Naga dan Perahu Tradisional ini. Dia menilai, event ini bisa dijadikan sebagai kalender yang bertaraf nasional. Bahkan bisa menjadi destinasi wisata dan memungkinkan disempurnakan ke taraf internasional, mengingat letaknya yang strategis dan dekat dengan ibu kota kabupaten.
Lihat Juga :