Ketua Pemuda Adat Papua Tegaskan NKRI Sudah Final

Kamis, 30 April 2020 - 19:33 WIB
loading...
Ketua Pemuda Adat Papua...
Ketua Pemuda Adat Papua (PAP) Yan Christian Arebo didampingi Wakil Ketua Marianus Komanik bersama Pemuda Mandala Trikora Papua, Ali Kabiyai menegaskan Papua adalah final bagian NKRI. Foto/iNews TV/Edy Siswanto
A A A
JAYAPURA - Tanggal 1 Mei 2020 adalah Hari Peringatan 57 tahun masuknya Papua integral ke dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Selain disebut hari integrasi, beberapa kalangan berbeda haluan menyebut 1 Mei sebagai hari aneksasi Papua.

Ketua Pemuda Adat Papua (PAP) Yan Christian Arebo didampingi Wakil Ketua Marianus Komanik bersama Pemuda Mandala Trikora Papua, Ali Kabiyai saat menggelar jumpa pers di Abepura, Jayapura menolak sebutan anekasi, dan menegaskan Papua adalah final bagian NKRI. (Baca juga: Mau Melahirkan, Ibu Hamil Ditolak RS-Bidan dan Harus Jalan Kaki 5 Km)

Yan Christian Arebo meminta warga tidak terprovokasi atas pihak-pihak yang ingin memanaskan situasi atas status Papua. "Mari berpikir positif, tetap menghargai umat beragama yang saat ini umat muslim menjalankan ibadah puasa. Sehingga saya meminta kepada seluruh masyarakat bahwa dalam rangka memperingati 1 Mei 1969, jangan ada gerakan-gerakan yang bertentangan dengan prinsip-prinsip kedaulatan NKRI," katanya, Kamis (30/4/2020). (Baca juga: Dampak COVID-19, Warga Woedoa NTT Makan Ubi Hutan Beracun)

Terlebih, saat ini sedang pandemi COVID-19 yang disarankan oleh pemerintah untuk sama-sama tetap di rumah dan menjaga social distancing. "Tidak boleh ada ribut-ribut karena saat ini kita lagi dihadapkan dengan pandemi COVID-19, yang mana pemerintah sedang gencar-gencaranya menyarankan kita untuk tetap di rumah, cuci tangan sebelum dan sesudah aktivitas, melakukan social distencing dan pshysical distancing, serta pakai masker jika ada keperluan di luar rumah. Jadi tidak udah dipermasalahkan 1 Mei, karena sudah final," tegasnya.

Sedangkan Ali Kabiyai tegas menyebut tidak ada aneksasi. Sedangkan yang ada adalah integrasi melalui Pepera 1969 oleh para pejuang dan pendahulu Papua. "Saya tegaskan bahwa Indonesia tidak menganeksasi Papua. Papua sudah sah ke dalam bingkai NKRI. Mari kita bersama-sama bersatu membangun Papua yang lebih bermartabat, lebih bermoral di dalam bingkai NKRI. Mari kita sama-sama saling menyayangi antara sesama suku bangsa yang ada di Papua. Sebab Papua merupakan barometer Kebhinekaan di Indonesia," ucapnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Akademisi: Penyampaian...
Akademisi: Penyampaian Fakta soal Papua Harus Berimbang dan Disertai Solusi
Perkuat Akses Digital...
Perkuat Akses Digital di Papua Pegunungan, Community Gateway Diresmikan
Amuk Massa di Stadion...
Amuk Massa di Stadion Lukas Enembe Jayapura, Ini Pemicunya
WPFD 2026 di Jayapura,...
WPFD 2026 di Jayapura, Komite Publisher Rights dan Komunitas Pers Hasilkan Deklarasi Jayapura
3 Tersangka KKB Yahukimo...
3 Tersangka KKB Yahukimo Dipindahkan ke Jayapura dengan Pengawalan Ketat
Kampung Berseri Sukses...
Kampung Berseri Sukses Berdayakan Masyarakat Enggros di Papua
Kapolri Tekankan Sinergisitas...
Kapolri Tekankan Sinergisitas TNI-Polri dan Elemen Bangsa Kunci Utama Jaga NKRI
Kemendagri dan KEPP...
Kemendagri dan KEPP Otsus Papua Dorong Pengembangan Komoditas Kakao di Yapen, Jayapura, Mansel
Prabowo Kutip Surat...
Prabowo Kutip Surat Ar-Ra'd Ayat 11: Keselamatan Bangsa Terwujud Jika Bersatu
Rekomendasi
3 Alasan Malaysia Lanjutkan...
3 Alasan Malaysia Lanjutkan Pencarian MH370, Operasi Termahal di Dunia
Pajak JHT Diminta Hapus,...
Pajak JHT Diminta Hapus, Begini Janji Menkeu Purbaya
Ilmuwan Temukan Penyebab...
Ilmuwan Temukan Penyebab Baru di Balik Peningkatan Lemak Perut Seiring Bertambahnya Usia
Berita Terkini
Pramono Bakal Bangun...
Pramono Bakal Bangun 11 Rusun Baru Pakai APBD, Ini Lokasinya
Polisi Ungkap Alasan...
Polisi Ungkap Alasan Pelaku Sekap 3 Karyawan Percetakan, Tuduh Korban Curi Pelat Rp230 Juta
Akademisi: Riset Advokasi...
Akademisi: Riset Advokasi Kunci Perlindungan Warga Sipil
Kepala UPTD Diciptabintar...
Kepala UPTD Diciptabintar Pemkot Bandung Dorong Penegakan Aturan Pemanfaatan Ruang
JKF Fun Padel Competition...
JKF Fun Padel Competition 2026 Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor Instansi di Jakarta
Isak Tangis Keluarga...
Isak Tangis Keluarga Kecelakaan Maut di Bekasi Timur: Saya Nggak Kuat Anaknya Masih Kecil
Infografis
Wasit Jerman Daniel...
Wasit Jerman Daniel Siebert Pimpin Final Liga Champions PSG vs Arsenal
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved