Tak Punya HP, Anak Terpaksa Belajar Online ke Rumah Teman

Selasa, 11 Agustus 2020 - 14:51 WIB
loading...
Tak Punya HP, Anak Terpaksa...
Kiki Ahmad yang karena keterbatasan ekonomi orang tuanya terpaksa harus ke rumah temannya untuk ikut belajar online akibat belum boleh sekolah tatap muka dikarenakan pandemi COVID-19. Foto/SINDOnews/Adi Haryanto
A A A
BANDUNG BARAT - Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) secara online belum sepenuhnya bisa dilakukan oleh siswa di Kabupaten Bandung Barat (KBB) khususnya mereka yang berasal dari keluarga kurang mampu.

Seperti yang dialami oleh Kiki Ahmad anak bungsu dari pasangan Rukandi (50) dan Mastuti (50) yang tinggal Kampung Babakan Pari RT 02/04, Desa Batujajar Timur, Kecamatan Batujajar, KBB. "Gak punya HP, jadi kalau belajar ikut ke temen," kata Kiki kepada SINDOnews, Selasa (11/8/2020). (Baca: PJJ Tak Efektif dan Banyak Kendala, Orang Tua Ingin Anak Sekolah Tatap Muka)

Jika hendak belajar online dirinya harus turun gunung karena tempat tinggalnya berada di kaki Gunung Batu. Untuk sampai di rumah temannya yang berada di kampung tetangga, dia harus berjalan kaki sejauh kurang lebih 2 kilometer. Kondisi orang tuanya yang kurang mampu membuatnya harus bersusah payah mengikuti belajar online. "Orang tua juga ga punya HP," ucapnya.

Orang tua Kiki, Rukandi mengaku, sudah seminggu tinggal di gubuk berukuran 1,5 x 1,5 meter di kaki Gunung Batu. Jangankan memikirkan membeli HP belajar online anaknya, untuk kebutuhan hidup keluarganya sehari-hari juga sangat berat. Bahkan karena keterbatasan ekonomi, membuatnya harus pergi dari kontrakan dan tinggal di gubuk bambu.

"Dulu saya kerja jadi buruh angkut batu tapi sekarang udah enggak, jadi ga punya penggasilan. Kaki saya ga kuat, sakit, kata dokter asam urat," terangnya. Awalnya istri dan anaknya tinggal di sebuah kontrakan dengan sewa Rp350.000/bulan. (Baca: Belajar Online, Sejumlah Pelajar Susuri Hutan)

Sementara dirinya lebih suka tinggal di gubuk yang dibangun di lahan garapan milik perusahaan tambang tempat Rukandi sebelumnya menjadi buruh angkut batu. Itu dilakukan agar dapat sambil menjaga tanaman seperti singkong, ubi, kacang tanah, dan cabe rawit yang digarapnya.

"Baru seminggu anak dan istri tinggal di sini karena tak bisa bayar kontrakan. Ya memang kalau ke kampung sebelah lumayan jauh, kasihan juga anak saya," imbuhnya.
(don)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rifqi Ali Mubarok, Sosok...
Rifqi Ali Mubarok, Sosok di Balik Misi Besar Partai Perindo di Jawa Barat
Jawa Barat Diprediksi...
Jawa Barat Diprediksi Hujan Sangat Lebat hingga 4 Mei 2026, Rawan Banjir
Anggota DPRD Jabar Soroti...
Anggota DPRD Jabar Soroti Dugaan Praktik Tak Wajar di Perguruan Tinggi
Musda XI Tetapkan Daniel...
Musda XI Tetapkan Daniel Muttaqien Syaifuddin sebagai Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat
Wapres Gibran Tinjau...
Wapres Gibran Tinjau Langsung Lokasi Longsor Bandung Barat
Pencarian Korban Longsor...
Pencarian Korban Longsor Bandung Barat Dilanjutkan Hari Ini
Kisah Karin Manuela...
Kisah Karin Manuela di Audisi Miss Indonesia 2026, Bangkit Setelah Gagal Tahun Lalu
Kemendikdasmen Resmikan...
Kemendikdasmen Resmikan PJJ Pendidikan Menengah, Sasar 3.500 Anak Tidak Sekolah
Meriahkan Milad Ke-13,...
Meriahkan Milad Ke-13, Edu Global School Gelar Rangkaian EGSVERSARY
Rekomendasi
Jalan Pintas Nostalgia:...
Jalan Pintas Nostalgia: Ragnarok Buka Server EDDGA, Naik Level Kini Sekejap Mata
Bahaya Romantisasi Oligarki...
Bahaya Romantisasi Oligarki Putih
Prabowo Terbitkan Aturan...
Prabowo Terbitkan Aturan Baru untuk Perkuat Peran Indonesia di UNESCO
Berita Terkini
Pra SPMB 2026 Dibuka,...
Pra SPMB 2026 Dibuka, Pemkot Tangsel Siapkan 9.976 Kuota untuk SMP Negeri
Kolaborasi Kemanusiaan,...
Kolaborasi Kemanusiaan, Polda Riau Bantu 310 Warga Ikut Operasi Katarak Gratis
Perkuat Literasi Keuangan...
Perkuat Literasi Keuangan untuk Guru dan Tenaga Pendidik, MNC Sekuritas Gelar Edukasi Pasar Modal di SMAN 46 Jakarta
Membuka Peluang Mandiri:...
Membuka Peluang Mandiri: Pemuda Disabilitas Karawang Dibekali Keterampilan Cetak Sablon
Dukung Nanik S Deyang...
Dukung Nanik S Deyang Jadi Kepala BGN, APJI Harap Tata Kelola Program MBG Dibenahi
Gunung Dukono Erupsi...
Gunung Dukono Erupsi Sore Ini, Luncurkan 1.200 Meter Abu Vulkanik
Infografis
Bahlil Beri Sinyal Ojek...
Bahlil Beri Sinyal Ojek Online Tak Dapat BBM Subsidi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved