Kisah Dyah Balitung, Raja Mataram yang Tuntaskan Janji Politiknya usai Berkuasa

Minggu, 14 Januari 2024 - 07:22 WIB
loading...
Kisah Dyah Balitung,...
Dyah Balitung merupakan Raja Mataram yang pernah memerintahkan untuk membuat bangunan khusus di tepi Sungai Bengawan Solo. Foto/Kemendikbud
A A A
Dyah Balitung merupakan Raja Mataram yang pernah memerintahkan untuk membuat bangunan khusus di tepi Sungai Bengawan Solo. Bangunan itu berupa tempat penyeberangan dibuat di Paparahuan, aliran tepi Sungai Bengawan Solo, yang kini masuk Desa Praon, Wonogiri.

Pembuatan bangunan penyeberangan ini konon diabadikan dalam sebuah prasasti bernama Prasasti Telang tahun 825. Saat itu Rakai Watukura Dyah Balitung mulai melaksanakan ekspansi perluasan kekuasaan wilayah Kerajaan Mataram ke timur.

Dyah Balitung konon juga menetapkan sima atau daerah bebas pajak di Desa Telang, Mahe, dan Paparahuan. Sementara karena janjinya, Dyah Balitung jika telah terpilih menjadi raja akan membuatkan suatu bangunan, maka ia tepatinya.

Dikutip dari "Sejarah Nasional Indonesia II : Zaman Kuno", konon janji dari Dyah Balitung ini tercatat dengan bunyi nazar seorang raja yang telah memerintah sebelumnya, yaitu haji dewata sang lumah ing satasrngga, atau sama dengan raja yang telah diperdewakan dan dimakamkan di Satašīngga. Siapa tokoh ini, yang juga disebut di dalam Prasasti Poh tahun 827 Saka atau 17 Juli 905 M, dengan sebutan mahārāja sang lumah ing satasrngga.

Baca Juga: Kisah Kerajaan Mataram dan Banten Saling Berkirim Hadiah Usai Peperangan Sengit

Tapi siapa sosoknya belum dapat diidentifikasikan. Šataśīngga mungkin sekali harus dicari di sekitar pegunungan Dieng, seperti yang dapat disimpulkan dari prasasti Kuti tahun 762 Saka atau 18 Juli 804 M, di dalam prasasti itu Gunung Satasıngga disebut sesudah Gunung Dihyang.

Sosok yang diperintahkan untuk membuat tempat penyeberangan adalah Rakai Wlar pu Sudarsana. Setelah selesai dibuat tempat penyeberangan dengan tambatan perahunya, dua buah perahu, dan dua buah lagi untuk cadangan, serta tempat penjagaannya, maka pejabat desa-desa di sekeliling ketiga desa yang ditetapkan menjadi sima, dimintai persetujuan tentang diadakannya tempat penyeberangan itu.

Semuanya memberikan persetujuan mereka. Adapun kewajiban para petugas penyeberangan itu ialah melayani orang- orang yang melewati jalan itu setiap hari tanpa memungut bayaran. Mereka itu mendapat imbalan dari hasil pajak yang masuk dari Desa Tělang, Mahe, dan Paparahuan sebanyak 9 māsa emas setiap tahun.
(hri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Di Balik Kesaktian Pangeran...
Di Balik Kesaktian Pangeran Diponegoro, Ada Keris Pusaka Bernama Kiai Bondoyudo
Kedipan Mata Komandan...
Kedipan Mata Komandan Brimob Bikin Tawanan Tewas Ditembak dari Jarak 5 Meter
Kisah Cinta Sutan Sjahrir...
Kisah Cinta Sutan Sjahrir dan Maria Mieske, Dipisahkan Penjara hingga Politik Kolonial Belanda
196 Tahun Keris Kanjeng...
196 Tahun Keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman, Pusaka Pangeran Diponegoro Simbol Kepemimpinan Tanah Jawa
Kisah Jenderal Kopassus...
Kisah Jenderal Kopassus Soegito Pertaruhkan Nyawa saat Hadapi Pemberontak Fretilin
Kisah Pasukan Legiun...
Kisah Pasukan Legiun Mangkunegaran Mampu Menandingi Kekuatan Militer Eropa
BEM PTNU Gelar Mukernas...
BEM PTNU Gelar Mukernas 2025, Presidium Nasional Tekankan Kolaborasi Gerakan
Anomali Krida Toyota:...
Anomali Krida Toyota: Menyulap Dealer 6 Hektar Jadi Resor Otomotif dan Markas Balap Mandalika
Di Panggung FORNAS VIII,...
Di Panggung FORNAS VIII, NTB Dapat Sinyal Positif dari Menpora untuk PON 2028
Rekomendasi
10 Fakta Menarik Argentina...
10 Fakta Menarik Argentina Kalahkan Austria di Piala Dunia 2026: Messi Alien!
Kasus Wanita Disekap...
Kasus Wanita Disekap 3 Tahun di Bandung, Uya Kuya Desak Polisi Tangkap Pelaku
KTM 790 Duke 2027 Diperkenalkan...
KTM 790 Duke 2027 Diperkenalkan Kini Lebih Agresif
Berita Terkini
Prabowo Bakal Resmikan...
Prabowo Bakal Resmikan 1.151 Km Jalan serta Hadiri Munas-Konbes NU
Hasil Munas Alim Ulama...
Hasil Munas Alim Ulama dan Konbes NU Disambut Positif PWNU Aceh
Tak Perlu Tunggu Air...
Tak Perlu Tunggu Air Mati, Perumda Bekasi Kini Bisa Deteksi Pipa Bocor Sejak Dini
2 Fakta Stasiun JIS:...
2 Fakta Stasiun JIS: Hanya Miliki Satu Peron dan Beroperasi hingga Pukul 21.30 WIB
Kadis Pertanian Merauke:...
Kadis Pertanian Merauke: CSR dan Optimasi Lahan Berhasil Tingkatkan Produksi dan Stabilkan Harga Beras
Sambut 5 Abad Jakarta,...
Sambut 5 Abad Jakarta, Cibis Park Satukan Jazz Modern dan Betawi dalam Panggung Budaya Urban
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved