alexametrics

Warga Eks Jatigede Minta Pekerjaan pada Ridwan Kamil

loading...
Warga Eks Jatigede Minta Pekerjaan pada Ridwan Kamil
Warga eks Jatigede yang dikunjungi kandidat Gubernur Jabar Ridwan Kamil meminta dibuatkan pekerjaan yang akan memberikan penghasilan. Kang Emil dengan warga Eks Jatigede/iNews Id/Yogi P
A+ A-
SUMEDANG - Warga eks Jatigede yang dikunjungi kandidat Gubernur Jabar Ridwan Kamil meminta dibuatkan pekerjaan yang akan memberikan penghasilan. Sejak rumah mereka ditenggelamkan 2015 silam, mereka pindah ke tempat baru dan kehilangan mata pencahariannya.

Hal itu terungkap dalam pertemuan kampanye Ridwan Kamll dengan ratusan warga eks Jatigede di Desa Karangpakuan, Darmaraja, Jatigede, Sumedang, Jumat, (13/4/2018).

Sebanyak 750 ribu Kepala Keluarga yang menempati 28 desa, di 5 kecamatan di Jatigede ini rumahnya sudah tenggelam dan menjadi Waduk Jatigede.

"Dampak dari pembuatan waduk itu, sebanyak 60 ribu jiwa masyarakat Jatigede kini tidak punya penghasilan karena tanah pertanian tidak ada lagi," kata Ketua Adat Jatigede, Agus Haruman.

Menurut dia, tak hanya kehilangan rumah, masih ada tersisa masalah hukum, dimana sebagian kecil warga ada yang belum selesai masalah ganti ruginya. "Jadi persoalan ini, agar diketahui dan menjadi perhatian para pemimoin dan calon pemimpin dalam memutuskan suatu kebijakan," timpal Agus.  

Sementara itu, Dasim Dasta, warga setempat mengaku kehilangan tanah pertanian. Padahal dulu saat rumahnya dan sawahnya belum ditenggelamkan, dia punya mata pencaharian.  "Sekarang saya nganggur, luntang-lantung nggak ada yang digarap," kata petani berusia 75 tahun ini.  

Ridwan Kamil menyatakan, bahwa  dirinya merasakan kegelisahan warga Jatigede. Terkait masalah hukum harus ada penyelesain proses hukum.

"Namun saya kagum sikap warga di sini. Mereka telah  mengiklaskan takdirnya. Sekarang mereka minta pada saya,  apa gagasan untuk mereka agar  punya penghasilan baru," ujar cucu KH Muhyidin, ulama besar pendiri Pesantren Pagelaran ini.  

Menurut dia, dulu warga di sini penghasilannya dari pertanian, sekarang tanahnya tidak ada karena sudah menjadi waduk.  

"Saya yakin, manusia bisa beradaptasi. Ketika dipindahkan karena rumahnya dijadikan waduk harus ada cara-cara baru menghadapi masalah hidup," kata Kang Emil sapaan akrabnya.

Konsep program RINDU (Ridwan Kamil - Uu) ke depan, Kang Emil menjelaskan,  adalah satu desa satu perusahaan. Nah untuk warga Jatigede, ketika tanah pertanian sudah tidak ada,  ditawarkan usaha. Apa usahanya? Produk desa itu, jika desa itu sudah punya produk.

Untuk daerah yang susah berkembang, lanjut Kang Emil, diorder produk oleh gubernur, misalnya membuat  kerudung, keripik, terompah, topi, sepatu, kaos dan sebagainya.

"Tugas gubernur adalah mencari orderan. Tugas warga desa menerima orderan Jadi warga desa punya penghasilan setara UMR, dengan demikian tidak usah urbanisasi ke kota," timpal Wali Kota Bandung yang meraih 310 penghargaan ini.
halaman ke-1 dari 2
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak