Pemprov Jabar Kebut Pembangunan LRT Bandung Raya dan TPPAS Legoknangka
Selasa, 09 Januari 2024 - 17:36 WIB
loading...
A
A
A
Iendra mengatakan, saat ini Pemprov Jabar akan memulai melakukan Proyek Development Facility (PDF) dan menyusun Feasibility Study (FS) atau studi kelayakan, dan Detail Engineering Design (DED) atau detail gambar kerja.
"Tetapi diharapkan tahun 2024 sudah mulai dilakukan perencanaan yang lebih matang lagi, soal pembangunan LRT Bandung Raya ini," ungkapnya.
Selain LRT, pengoperasian TPPAS Legok Nangka juga akan dikebut agar bisa digunakan secara penuh pada 2024 ini. Adapun soal pembangunan tempat pengelolaan sampah yang diklaim ramah lingkungan ini telah dilakukan sejak beberapa tahun kemarin.
"Operasionalisasi atau paling tidak penanangan kontrak TPPAS Legok Nangka, pembangunan yang sudah dirancang sejak lama ya itu," ujar Iendra.
Meski ada dua fokus pembangunan, kata Iendra, Pemprov Jabar juga akan lebih mengoptimalkan Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati. Dia memastikan, dinas terkait akan diberikan anggaran untuk menghidupkan bandara yang berlokasi di Majalengka itu.
"Tetapi diharapkan tahun 2024 sudah mulai dilakukan perencanaan yang lebih matang lagi, soal pembangunan LRT Bandung Raya ini," ungkapnya.
Selain LRT, pengoperasian TPPAS Legok Nangka juga akan dikebut agar bisa digunakan secara penuh pada 2024 ini. Adapun soal pembangunan tempat pengelolaan sampah yang diklaim ramah lingkungan ini telah dilakukan sejak beberapa tahun kemarin.
"Operasionalisasi atau paling tidak penanangan kontrak TPPAS Legok Nangka, pembangunan yang sudah dirancang sejak lama ya itu," ujar Iendra.
Meski ada dua fokus pembangunan, kata Iendra, Pemprov Jabar juga akan lebih mengoptimalkan Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati. Dia memastikan, dinas terkait akan diberikan anggaran untuk menghidupkan bandara yang berlokasi di Majalengka itu.
Lihat Juga :