Kota Medan Rawan Korupsi, Masyarakat Disarankan Pilih Pemimpin Berintegritas
Senin, 10 Agustus 2020 - 23:00 WIB
loading...
A
A
A
Oleh sebab itu, Lili meminta kepada masyarakat, kalau tahu itu korupsi, jangan dilakukan. “Jangan dibiasakan,” terangnya.
Terkait kontestasi Pilkada Kota Medan yang akan digelar 9 Desember 2020 nanti, Alumnus Fakultas Hukum UISU Medan ini menyarakan warga untuk menjadi pemilih yang cerdas. Karena dalam lima tahun kedepan, semuanya ditangan masyarakat sehingga perlu memilih pemimpin dengan cerdas. (BACA JUGA: Aduh, Duel Dahsyat Mike Tyson vs Roy Jones Jr. Terancam Ditunda!)
“Apakah kota kita, daerah kita mau benar-benar sejahtera dan baik. Maka pilihlah pemimpin yang berintegritas, profesional dan yakin bahwa dia mampu untuk menjalankan amanat rakyat,” tutur dia.
Untuk para calon-calon kepala daerah, Lili pun mengungkap bahwa sudah ada rambu-rambu yang ditetapkan. Diantaranya bagaimana dia melakukan pendaftaran, harus mengikuti mekanisme yang ada.
"Dan jangan menggunakan politik uang. Karena tidak akan pernah sehat, dan tidak akan pernah memberikan kecerdasan bagi masyarakat,” pesannya.
Terkait budaya korupsi di Kota Medan, Koordinator Eksekutif Sentra Advokasi Untuk Hak Dasar Rakyat (SAHDAR), Ibrahim menilai, budaya pencegahan korupsi di Kota Medan belum maksimal.
Terkait kontestasi Pilkada Kota Medan yang akan digelar 9 Desember 2020 nanti, Alumnus Fakultas Hukum UISU Medan ini menyarakan warga untuk menjadi pemilih yang cerdas. Karena dalam lima tahun kedepan, semuanya ditangan masyarakat sehingga perlu memilih pemimpin dengan cerdas. (BACA JUGA: Aduh, Duel Dahsyat Mike Tyson vs Roy Jones Jr. Terancam Ditunda!)
“Apakah kota kita, daerah kita mau benar-benar sejahtera dan baik. Maka pilihlah pemimpin yang berintegritas, profesional dan yakin bahwa dia mampu untuk menjalankan amanat rakyat,” tutur dia.
Untuk para calon-calon kepala daerah, Lili pun mengungkap bahwa sudah ada rambu-rambu yang ditetapkan. Diantaranya bagaimana dia melakukan pendaftaran, harus mengikuti mekanisme yang ada.
"Dan jangan menggunakan politik uang. Karena tidak akan pernah sehat, dan tidak akan pernah memberikan kecerdasan bagi masyarakat,” pesannya.
Terkait budaya korupsi di Kota Medan, Koordinator Eksekutif Sentra Advokasi Untuk Hak Dasar Rakyat (SAHDAR), Ibrahim menilai, budaya pencegahan korupsi di Kota Medan belum maksimal.
Lihat Juga :